Key insights and market outlook
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyarankan investor untuk mempertahankan saham mereka di bank saat ini tengah menjalani transformasi bisnis. Bank telah mencatat pertumbuhan kredit yang solid dan pendapatan bunga yang meningkat, dengan laba bersih mencapai Rp41,23 triliun pada kuartal III 2025. Gunardi optimis dengan kinerja BRI pada 2026-2027, mengharapkan pertumbuhan yang lebih baik ketika transformasi berjalan sepenuhnya.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mendorong investor untuk mengadopsi strategi investasi jangka menengah hingga panjang sementara bank terus melakukan transformasi bisnis komprehensif. Dalam acara BRI Corporate Rebranding Launch, Gunardi menekankan bahwa hasil optimal dari upaya transformasi mereka baru akan terlihat sepenuhnya dalam dua tahun ke depan.
Hingga kuartal III 2025, BRI melaporkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp41,23 triliun, terdiri dari Rp40,78 triliun bagi pemilik saham dan Rp453,43 miliar bagi kepentingan non-pengendali. Meskipun ini menunjukkan penurunan dari Rp45,36 triliun pada periode yang sama tahun lalu, bank telah menunjukkan fundamental keuangan yang solid:
Gunardi menekankan bahwa proses transformasi yang dimulai sekitar tujuh bulan lalu, meskipun masih berlangsung, telah mulai menunjukkan hasil positif. Direktur Utama ini mengungkapkan keyakinannya bahwa kinerja BRI akan meningkat signifikan pada 2026-2027 seiring transformasi yang semakin matang.
Untuk memaksimalkan manfaat transformasi ini, Gunardi menyarankan investor untuk tidak melakukan strategi perdagangan jangka pendek. Sebaliknya, ia merekomendasikan untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan kepemilikan saham BRI sebagai investasi jangka panjang. Panduan CEO ini mencerminkan komitmen bank untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham melalui inisiatif transformasi strategis.
BRI Business Transformation Update
Q3 2025 Financial Results