Key insights and market outlook
Aplikasi mobile banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), BRImo, mencatat transaksi harian mencapai Rp25 triliun pada akhir September 2025, dengan basis pengguna tumbuh 19,4% YoY menjadi 44,4 juta. Pertumbuhan signifikan dalam nilai dan volume transaksi ini berdampak positif pada dana pihak ketiga (DPK) BRI, yang meningkat 8,2% YoY menjadi Rp1.474,8 triliun. Proporsi dana murah (CASA) juga meningkat menjadi 67,6% dari total DPK, didorong oleh pertumbuhan 24,5% YoY pada giro dan 7,2% YoY pada tabungan.
Aplikasi mobile banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), BRImo, mencapai pertumbuhan luar biasa baik dalam basis pengguna maupun volume transaksi pada akhir September 2025. Jumlah pengguna BRImo mencapai 44,4 juta, mewakili peningkatan 19,4% year-on-year (YoY). Sementara itu, nilai transaksi harian melalui BRImo melonjak menjadi Rp25 triliun, menandai kenaikan signifikan dari Rp14 triliun pada Maret 2025.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menekankan bahwa pertumbuhan kuat BRImo berdampak positif pada dana pihak ketiga (DPK) bank. Secara konsolidasi, DPK tumbuh sebesar 8,2% YoY menjadi Rp1.474,8 triliun. Kualitas DPK juga menunjukkan perbaikan signifikan, dengan proporsi dana murah (CASA) meningkat menjadi 67,6% dari total DPK. Hal ini didorong oleh kenaikan 24,5% YoY pada giro dan pertumbuhan 7,2% YoY pada tabungan.
Hery menekankan bahwa transformasi digital BRI, khususnya melalui BRImo dan saluran digital lainnya seperti Qlola dan AgenBRILink, tidak hanya memperluas akses dan kenyamanan nasabah tetapi juga memperkuat profitabilitas bank. Infrastruktur transaksi yang ditingkatkan diharapkan terus mendukung pertumbuhan BRI yang berkelanjutan. Hery mencatat bahwa BRI berkomitmen untuk terus memanfaatkan ekosistem digital yang luas, termasuk jaringan merchant, mesin EDC, QRIS, dan AgenBRILink, untuk mendorong pertumbuhan di masa depan.
BRImo Transaction Growth
DPK Increase
CASA Ratio Improvement