Key insights and market outlook
PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melaporkan penurunan laba sebesar 9,12% secara tahunan menjadi Rp45,44 triliun untuk sebelas bulan pertama tahun 2025. Meskipun terjadi penurunan, analis menilai BBRI masih merupakan investasi yang layak karena fundamentalnya yang kuat. Penurunan laba disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang melambat, kontraksi pendapatan non-bunga, dan biaya pencadangan yang meningkat.
PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melaporkan penurunan laba sebesar 9,12% secara tahunan menjadi Rp45,44 triliun untuk periode Januari hingga November 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang melambat, sementara pendapatan non-bunga juga mengalami kontraksi. Selain itu, bank menghadapi biaya pencadangan yang meningkat, yang semakin berdampak pada laba bersih mereka.
Meskipun laba turun, analis tetap optimis tentang potensi investasi BBRI. Posisi pasar yang kuat dan fundamental yang solid menjadi faktor kunci yang mendukung daya tarik bank ini bagi investor. Analis menyoroti bahwa penurunan saat ini merupakan peluang pembelian yang potensial bagi investor jangka panjang.
Profit Decline
Investment Potential Assessment