Key insights and market outlook
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melaporkan penurunan pendapatan kuartal III-2025 sebesar 35,7% QoQ menjadi Rp 2,4 triliun, didorong oleh pengakuan pendapatan proyek yang menurun dan lemahnya daya beli konsumen. Meskipun demikian, prospek perusahaan tetap positif hingga akhir 2025 dan 2026, didukung oleh serah terima proyek yang akan datang dan penjualan pemasaran yang kuat. Pendapatan sembilan bulan mencapai Rp 8,8 triliun, turun 13,0% YoY, mengakibatkan penurunan laba bersih sebesar 49,53% YoY menjadi Rp 1,36 triliun.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengalami penurunan signifikan dalam kinerja keuangan kuartal III-2025, dengan pendapatan turun 35,7% QoQ menjadi Rp 2,4 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pengakuan pendapatan proyek yang menurun dan lemahnya permintaan konsumen. Untuk periode sembilan bulan, pendapatan BSDE mencapai Rp 8,8 triliun, mewakili penurunan 13,0% YoY. Akibatnya, laba bersih perusahaan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk menurun 49,53% YoY menjadi Rp 1,36 triliun dibandingkan dengan Rp 2,70 triliun pada kuartal III-2024.
Meskipun menghadapi tantangan saat ini, prospek BSDE tetap positif hingga akhir 2025 dan 2026. Perusahaan diharapkan akan mendapat manfaat dari beberapa faktor, termasuk serah terima proyek pada kuartal IV-2025 dan penjualan pemasaran yang kuat. Selain itu, pengembangan infrastruktur township baru yang sedang berlangsung diharapkan dapat mendukung pertumbuhan di masa depan.
Penurunan kinerja keuangan BSDE mencerminkan tantangan pasar yang lebih luas, khususnya di sektor properti di mana permintaan konsumen melemah. Namun, fokus strategis perusahaan pada proyek-proyek yang akan datang dan pengembangan infrastruktur memposisikannya dengan baik untuk potensi pemulihan seiring dengan perbaikan kondisi pasar.
Q3 2025 Earnings Report
Revenue Decline
Net Profit Decrease