BSI Prepares Loan Restructuring for Aceh Disaster Victims
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 18
Sources2 verified

BSI Siapkan Restrukturisasi Pembiayaan bagi Nasabah Terdampak Bencana di Aceh

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberlakukan program restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak bencana alam di Aceh, memberikan keringanan melalui penundaan pembayaran dan penjadwalan ulang. Inisiatif ini, sejalan dengan program mitigasi pemerintah, bertujuan mendukung pemulihan ekonomi sambil menjaga praktik perbankan yang prudent. BSI telah mengoperasikan 97% cabang di Aceh dan berkoordinasi dengan regulator serta otoritas lokal untuk memastikan implementasi yang efektif.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

BSI Luncurkan Program Restrukturisasi Pembiayaan untuk Nasabah Terdampak Bencana di Aceh

Langkah Proaktif untuk Pemulihan Ekonomi

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah meluncurkan program restrukturisasi pembiayaan komprehensif bagi nasabah yang terdampak bencana alam di Aceh, menunjukkan komitmen bank dalam mendukung pemulihan ekonomi regional. Inisiatif ini mencakup restrukturisasi dan relaksasi pembiayaan bagi nasabah terdampak, memungkinkan mereka fokus pada pembangunan kembali bisnis dan kehidupan mereka 1

.

Fitur Utama Program Restrukturisasi

Program ini mencakup masa tenggang awal dari Desember 2025 hingga Maret 2026, di mana nasabah yang memenuhi syarat akan menerima penundaan pembayaran. Restrukturisasi lanjutan akan melibatkan penjadwalan ulang pembayaran yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing nasabah 1

. Program ini menargetkan segmen UMKM, ritel, dan konsumen dengan pendekatan selektif berdasarkan profil risiko, prospek usaha, dan kapasitas pembayaran.

Keselarasan dengan Regulasi dan Implementasi

Inisiatif restrukturisasi BSI sejalan dengan program pemerintah terkait mitigasi dampak bencana hidrometeorologi di Sumatra, khususnya Aceh. Bank ini bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kementerian terkait, pemerintah daerah, dan lembaga penanggulangan bencana untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulasi dan praktik tata kelola perusahaan yang baik.

Pemulihan Operasional dan Dukungan Nasabah

Hingga 18 Desember 2025, BSI telah mengembalikan operasional 97% cabang di Aceh (140 dari 145), dengan 78% ATM dan 89% layanan BSI Agent Laku Pandai telah beroperasi kembali. Bank mendorong nasabah untuk menggunakan layanan digital melalui BYOND by BSI, jaringan agen, dan call center 14040 untuk informasi terkait mekanisme restrukturisasi.

Posisi Keuangan dan Manajemen Risiko

Hingga September 2025, BSI melaporkan total pembiayaan sebesar Rp301 triliun dengan rasio NPF gross sebesar 1,86%, menunjukkan kualitas aset yang relatif sehat. Posisi modal bank memberikan kapasitas yang cukup untuk melaksanakan program restrukturisasi secara efektif sambil menjaga praktik manajemen risiko yang prudent.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Banking Relief MeasuresDisaster RecoveryFinancial Restructuring

Key Events

1

Loan Restructuring Program Launch

2

Disaster Relief Measures

3

Operational Recovery in Aceh

Timeline from 2 verified sources