Key insights and market outlook
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) telah menutup sementara beberapa layanan cabang dan mesin ATM di Sumatra Utara dan Aceh akibat banjir dan longsor parah. Bank sedang berupaya memulihkan layanan sambil memastikan nasabah tetap dapat mengakses perbankan melalui BSI Mobile Banking dan BYOND. BSI telah melaporkan situasi ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) telah mengambil langkah pencegahan dengan menutup sementara beberapa layanan cabang dan operasi ATM di wilayah Sumatra Utara dan Aceh yang terkena dampak parah akibat banjir dan longsor baru-baru ini. Manajemen bank mengonfirmasi bahwa upaya pemulihan sedang dilakukan untuk menormalkan operasi secepat mungkin.
Meskipun beberapa cabang fisik ditutup sementara, BSI telah meyakinkan nasabah bahwa mereka tetap dapat mengakses layanan perbankan melalui saluran digital. Nasabah dapat melakukan transaksi menggunakan BSI Mobile Banking atau aplikasi BYOND. Untuk kebutuhan tunai, nasabah disarankan menggunakan ATM BSI terdekat, layanan BYOND, atau mengunjungi lokasi Alfamart dan BSI Agent.
BSI telah secara formal memberitahukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) tentang gangguan layanan sementara ini. Bank juga telah mengeluarkan peringatan publik tentang potensi upaya penipuan selama periode ini, mengingatkan nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, PIN, dan password mereka.
Bank telah menyediakan daftar rinci cabang yang terdampak di wilayah Aceh dan Medan, dengan lokasi layanan alternatif untuk nasabah. BSI telah mengirimkan tim dukungan untuk membantu mereka yang terkena dampak bencana alam, menunjukkan komitmen mereka terhadap layanan nasabah dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Gangguan sementara pada layanan BSI di wilayah terdampak banjir menyoroti pendekatan proaktif bank dalam mengelola risiko operasional selama bencana alam. Sambil mempertahankan akses nasabah melalui saluran perbankan digital, BSI bekerja keras untuk memulihkan kapasitas operasional penuh di wilayah yang terdampak.
Temporary Service Disruption due to Flood
Digital Banking Continuity