Key insights and market outlook
Bank Syariah Nasional (BSN) telah menerima pengalihan aset dan liabilitas dari Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Tabungan Negara (BTN), sehingga aset saat ini mencapai sekitar Rp71 triliun. BSN menargetkan pertumbuhan aset menjadi di atas Rp100 triliun dalam 2 tahun. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 November 2025 menyetujui pengalihan aset dan penambahan modal.
Bank Syariah Nasional (BSN) telah resmi menerima pengalihan aset dan liabilitas dari Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Tabungan Negara (BTN), sehingga total aset BSN kini mencapai sekitar Rp71 triliun. Manajemen BSN mengungkapkan rencana ambisius untuk mencapai pertumbuhan signifikan, dengan target aset melebihi Rp100 triliun dalam 2 tahun ke depan.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 19 November 2025 memberikan persetujuan penting untuk rencana masa depan bank. Rapat yang dipimpin oleh Komisaris Independen dan Komisaris Utama BSN, Bahrullah Akbar, menyetujui empat agenda penting. Agenda-agenda tersebut meliputi persetujuan penerimaan pemisahan UUS BTN dan persetujuan penambahan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor, serta perubahan Anggaran Dasar.
Pengalihan aset dan liabilitas dari UUS BTN ke BSN menandai tonggak penting dalam perjalanan bank. Dengan proses spin-off yang telah selesai, BSN kini berada pada posisi yang kuat untuk pertumbuhan masa depan. Arga M. Nugraha, Wakil Direktur Utama BSN, mengonfirmasi bahwa RUPSLB menyetujui penerimaan pengalihan hak dan kewajiban UUS BTN, yang akan dicatatkan sebagai penambahan modal disetor BSN.
Tanggal efektif pengalihan menandai dimulainya babak baru BSN sebagai entitas independen. Dengan basis aset dan struktur modal yang lebih kuat, BSN siap mewujudkan target pertumbuhan ambisiusnya. Posisi aset saat ini sebesar Rp71 triliun diharapkan dapat dimanfaatkan secara strategis untuk mencapai target Rp100 triliun dalam jangka waktu yang ditentukan.
BSN saat ini merupakan salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, dan perkembangan terbaru memposisikan bank ini kuat untuk ekspansi di masa depan. Rencana pertumbuhan BSN kemungkinan akan berfokus pada strategi pertumbuhan organik dan potensi konsolidasi di sektor perbankan syariah. Dengan kapasitas keuangan yang lebih besar, BSN diharapkan akan memainkan peran penting di pasar keuangan syariah Indonesia.
Asset Transfer from BTN
Capital Increase Approval
Growth Target Announcement