Key insights and market outlook
Bank Tabungan Negara (BTN) menargetkan pertumbuhan kredit 10-12% di tahun 2026, didorong oleh program pembiayaan perumahan yang didukung pemerintah. Bank optimis mencapai target ini melalui inisiatif seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP). Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu menyatakan bahwa meskipun Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 masih menunggu persetujuan OJK, bank mengharapkan pertumbuhan signifikan dalam portofolio kreditnya 1
Bank Tabungan Negara (BTN) bersiap untuk target pertumbuhan kredit 10-12% di tahun 2026, dengan memanfaatkan program pembiayaan perumahan yang didukung pemerintah. Bank pelat merah ini fokus pada dua pendorong pertumbuhan utama: program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP) 1
Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan bahwa program-program yang didukung pemerintah ini akan sangat krusial dalam mencapai target pertumbuhan dua digit. FLPP dan KPP diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap aktivitas pemberian kredit bank di tahun depan. Bank tetap optimis terhadap prospek pertumbuhan meskipun Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 masih dalam proses review oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 1
Meskipun RBB masih menunggu persetujuan OJK, BTN yakin dengan proyeksi pertumbuhannya. Manajemen bank percaya bahwa inisiatif saat ini dan dukungan pemerintah akan memberikan fondasi yang kuat untuk mencapai target pertumbuhan kredit 2
Target pertumbuhan BTN yang ambisius mencerminkan keyakinan bank terhadap pasar perumahan Indonesia dan dukungan pemerintah terhadap inisiatif perumahan yang terjangkau. Kesuksesan program FLPP dan KPP akan sangat menentukan kemampuan bank untuk mencapai proyeksi pertumbuhannya.
2026 Credit Growth Target
FLPP and KPP Program Expansion