Key insights and market outlook
Perum Bulog memastikan menambah stok beras tiga kali lipat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah bencana banjir besar melanda wilayah tersebut. Keputusan ini, yang diarahkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas nama Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan di daerah yang distribusinya terhambat akibat rusaknya infrastruktur. Stok beras saat ini di Aceh sekitar 80.000 ton dan akan ditingkatkan tiga kali lipat. Upaya distribusi didukung dengan pengiriman melalui udara dan helikopter untuk menjangkau daerah terisolasi.
Perum Bulog mengumumkan rencana untuk menambah stok beras tiga kali lipat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah bencana banjir besar melanda wilayah tersebut. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang bertindak atas nama Presiden Prabowo Subianto. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah yang distribusinya terhambat akibat rusaknya infrastruktur akibat banjir.
Saat ini, stok beras Bulog di Aceh mencapai sekitar 80.000 ton. Perusahaan berencana meningkatkan stok ini tiga kali lipat untuk memastikan ketersediaan pangan yang memadai di wilayah yang terdampak. Upaya distribusi menjadi tantangan karena banyak daerah yang masih terisolasi akibat rusaknya infrastruktur. Untuk mengatasi hal ini, Bulog berkoordinasi dengan otoritas militer untuk menggunakan transportasi udara dan helikopter dalam pengiriman bantuan pangan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Proses distribusi sangat menantang di daerah seperti Tapanuli Tengah di Sumatera Utara dan Agam di Sumatera Barat, di mana jalan-jalan terputus total akibat banjir. Sebagai respons, Bulog bekerja sama dengan komando militer setempat untuk mengerahkan helikopter dalam pengiriman bantuan. Perusahaan juga menangani kebutuhan mendesak masyarakat yang telah beberapa hari tanpa makanan setelah bencana.
Direktur Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menekankan bahwa penimbunan stok beras merupakan langkah strategis untuk mencegah potensi kelangkaan pangan saat darurat. Ia menyoroti bahwa memiliki cadangan yang besar memungkinkan perusahaan merespons cepat terhadap kontinjensi tanpa bergantung pada impor, sehingga menjaga ketahanan pangan nasional. Situasi saat ini di wilayah terdampak banjir menjadi bukti pentingnya peran Bulog dalam mengelola cadangan beras pemerintah.
Rice Stock Increase
Food Aid Distribution
Disaster Relief Efforts