Key insights and market outlook
Kinerja perusahaan jasa pendukung bisnis tetap lesu hingga September 2025, dengan PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 43,43% secara tahunan menjadi Rp 13,34 miliar. Pendapatan dari penyimpanan, solusi manajemen dokumen, dan jasa lainnya juga turun 1,91% YoY menjadi Rp 129,80 miliar. Performa yang lesu ini disebabkan oleh lemahnya permintaan di sektor jasa pendukung bisnis.
Sektor jasa pendukung bisnis terus menghadapi tantangan hingga September 2025, dengan perusahaan seperti PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) mengalami kemerosotan keuangan yang signifikan. Laba bersih perusahaan anjlok 43,43% secara tahunan menjadi Rp 13,34 miliar, turun dari Rp 23,58 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini disertai dengan penurunan pendapatan sebesar 1,91% YoY dari jasa inti seperti penyimpanan, solusi manajemen dokumen, dan layanan terkait lainnya, yang turun menjadi Rp 129,80 miliar dari Rp 132,33 miliar.
Kinerja MFMI yang lesu mencerminkan tantangan yang lebih luas di industri jasa pendukung bisnis. Permintaan yang lemah untuk layanan ini telah menjadi masalah yang terus-menerus, memengaruhi arus pendapatan dan profitabilitas secara keseluruhan. Perusahaan di sektor ini berjuang untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah kondisi yang tidak menguntungkan ini.
Kemerosotan yang terus berlanjut di sektor jasa pendukung bisnis dapat mendorong perusahaan untuk mengevaluasi kembali strategi mereka dan mencari sumber pendapatan baru. Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu beradaptasi dengan perubahan permintaan dan berpotensi diversifikasi penawaran layanan untuk tetap kompetitif.
Decline in Net Profit
Revenue Decrease