Key insights and market outlook
BYD menaikkan harga mobil listrik entry-level Atto 1 menjadi Rp 199 juta dari Rp 195 juta. Penyesuaian harga yang efektif November 2025 ini dikaitkan dengan faktor-faktor termasuk fluktuasi mata uang karena kendaraan tersebut diimpor. Meski ada kenaikan, BYD Atto 1 tetap kompetitif di pasar mobil listrik Indonesia yang berkembang.
BYD telah melakukan penyesuaian harga untuk model mobil listrik Atto 1, menaikkan harga dari Rp 195 juta menjadi Rp 199 juta untuk varian Dynamic. Perubahan ini, yang efektif mulai November 2025, merupakan keputusan bisnis strategis bukan tindakan impulsif menurut Luther T. Panjaitan, Kepala Komunikasi Pemasaran PT BYD Motor Indonesia.
Faktor utama yang disebutkan untuk revisi harga ini adalah fluktuasi nilai tukar mata uang. Karena BYD Indonesia mengimpor semua kendaraannya, perubahan nilai mata uang berdampak langsung pada harga. Luther menjelaskan bahwa berbagai variabel bisnis dipertimbangkan dalam strategi harga ini, dengan nilai tukar menjadi komponen penting.
Meski ada kenaikan harga, BYD Atto 1 tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu penawaran paling kompetitif di segmen kendaraan listrik Indonesia. Penyesuaian harga ini mencerminkan upaya perusahaan untuk menyeimbangkan daya saing pasar dengan biaya terkait impor. Pasar kendaraan listrik Indonesia terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat, didukung oleh insentif pemerintah dan meningkatnya minat konsumen pada opsi transportasi berkelanjutan.
Strategi harga BYD di Indonesia kemungkinan akan terus dipengaruhi oleh tren pasar global, fluktuasi mata uang, dan dinamika pasar lokal. Ketika pasar kendaraan listrik di Indonesia berkembang, konsumen dan pengamat industri akan memantau bagaimana BYD dan produsen lain menyesuaikan strategi mereka untuk tetap kompetitif sambil mengelola faktor ekonomi eksternal.
BYD Atto 1 Price Increase
Electric Vehicle Market Adjustment