Key insights and market outlook
Produsen kendaraan listrik China, BYD, telah mengupgrade model Atto 3 dengan baterai blade berkapasitas 74.880 kWh, meningkatkan jarak tempuh kendaraan menjadi 650 kilometer berdasarkan standar CLTC. Pembaruan ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan model sebelumnya yang memiliki jarak tempuh 430 km dan 510 km. Perkembangan baru ini memicu spekulasi tentang potensi penyesuaian harga untuk Atto 3 yang ditingkatkan di Indonesia.
BYD telah memperkenalkan versi terbaru dari SUV listrik populer mereka, Atto 3, yang dilengkapi dengan baterai blade berkapasitas 74.880 kWh. Peningkatan ini telah berhasil memperpanjang jarak tempuh kendaraan menjadi 650 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Model Atto 3 generasi sebelumnya yang saat ini tersedia di pasar dilengkapi dengan opsi baterai 49,92 kWh dan 60,48 kWh, menawarkan jarak tempuh 430 km dan 510 km.
Peningkatan ini telah menimbulkan minat besar di kalangan penggemar kendaraan listrik dan calon pembeli di Indonesia. Perhatian utama berpusat pada apakah peningkatan ini akan menyebabkan kenaikan harga untuk BYD Atto 3. Seiring dengan pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia, pembaruan semacam ini memainkan peran penting dalam membentuk ekspektasi konsumen dan dinamika pasar.
| Model | Kapasitas Baterai (kWh) | Jarak Tempuh (CLTC) |
|---|---|---|
| Sebelumnya | 49,92 | 430 km |
| Sebelumnya | 60,48 | 510 km |
| Baru | 74,880 | 650 km |
Seiring BYD terus berinovasi dan meningkatkan penawaran kendaraan listrik mereka, pasar otomotif di Indonesia kemungkinan akan menyaksikan perkembangan signifikan. Dampak dari peningkatan ini terhadap strategi harga dan preferensi konsumen akan dipantau secara ketat oleh pemangku kepentingan industri.
BYD Atto 3 Battery Upgrade
Electric Vehicle Range Improvement