Key insights and market outlook
Pemerintah Kamboja mengekstradisi miliarder Chen Zhi ke China pada 7 Januari 2026, setelah tuduhan mengoperasikan skema penipuan kripto besar-besaran dan terlibat dalam perdagangan manusia dan kerja paksa di Asia Tenggara. Chen Zhi, bos konglomerat Prince Group, dituding mengendalikan kejahatan finansial lintas negara dan penyalahgunaan mata uang kripto. Penangkapan ini merupakan hasil investigasi gabungan yang melibatkan berbagai otoritas.
Pemerintah Kamboja secara resmi mengekstradisi miliarder Chen Zhi ke China pada 7 Januari 2026, setelah tuduhan serius tentang kejahatan finansial dan pelanggaran hak asasi manusia. Chen Zhi, kepala konglomerat Prince Group, dituduh merancang salah satu skema penipuan kripto terbesar di dunia, yang melibatkan kerja paksa dan perdagangan manusia di Asia Tenggara.
Chen Zhi ditangkap pada 6 Januari 2026, bersama dua warga negara China lainnya, Xu Ji Liang dan Shao Ji Hui. Operasi ini merupakan hasil investigasi gabungan selama berbulan-bulan ke dalam aktivitas kriminal yang dipimpin oleh Chen Zhi. Jaksa Amerika Serikat menggambarkan operasi ini sebagai salah satu kejahatan finansial terbesar dalam sejarah.
Tuduhan terhadap Chen Zhi termasuk mengendalikan kejahatan finansial lintas negara dan penyalahgunaan mata uang kripto. Ada juga tuduhan perlindungan politik di tingkat tinggi di Kamboja, yang diduga memungkinkan Chen Zhi untuk menghindari pengawasan regulator. Ekstradisi ini menandai perkembangan signifikan dalam kasus ini, menunjukkan kerja sama internasional dalam menangani kejahatan finansial besar.
Extradition of Chen Zhi
Crypto Fraud Allegations
International Financial Crime Investigation