Celios Criticizes Danantara's Plan to Use PSO for KCIC Infrastructure Funding
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Celios Kritik Rencana Danantara Gunakan PSO untuk Pembiayaan Infrastruktur KCIC

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Celios mengkritik rencana Danantara untuk menggunakan dana Public Service Obligation (PSO) untuk penyelesaian infrastruktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Pakar ekonomi digital tersebut berpendapat bahwa hal ini melanggar peraturan yang ada karena PSO dimaksudkan untuk operasional layanan, bukan pembangunan infrastruktur. Kontroversi ini menyoroti masalah tata kelola keuangan di BUMN dan proyek infrastruktur.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Celios Kritik Rencana Danantara Gunakan PSO untuk Pembiayaan Infrastruktur KCIC

Kontroversi Penggunaan PSO

Celios, sebuah lembaga riset ekonomi digital, mengungkapkan kekhawatiran tentang rencana Danantara untuk menggunakan dana Public Service Obligation (PSO) guna mendukung PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dalam menyelesaikan infrastruktur kereta cepat. Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Celios, berpendapat bahwa rencana ini bertentangan dengan peraturan yang ada terkait penggunaan dana PSO.

Kerangka Regulasi

Menurut Huda, PSO dimaksudkan untuk operasional layanan, bukan pembangunan infrastruktur. Ia merujuk pada Pasal 66 UU No. 19/2003 tentang BUMN, yang menyatakan bahwa PSO ditujukan untuk penyelenggaraan layanan oleh BUMN, bukan untuk penyelesaian infrastruktur. Undang-undang ini tidak berubah bahkan dengan revisi terbaru.

Implikasi bagi Proyek Infrastruktur

Di sektor transportasi, PSO biasanya digunakan untuk layanan kemanfaatan umum, seperti diskon tiket atau subsidi operasional. Menggunakannya untuk pembiayaan infrastruktur dapat menjadi preseden yang bermasalah. Isu ini menyoroti masalah tata kelola keuangan di BUMN dan pengelolaan proyek infrastruktur besar di Indonesia.

Pemangku Kepentingan Utama dan Peran Mereka

Entitas utama yang terlibat adalah: Danantara (lembaga pembiayaan infrastruktur), KCIC (operator kereta cepat), dan BPI (lembaga pengelolaan investasi). Kontroversi ini berpusat pada apakah penggunaan PSO yang direncanakan sesuai dengan kerangka hukum dan peraturan keuangan yang ada.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Infrastruktur Kereta CepatTata Kelola Keuangan BUMNRegulasi PSO

Key Events

1

PSO Funding Controversy for KCIC

2

Infrastructure Financing Dispute

Timeline from 1 verified sources