Celios Warns Kopdes Merah Putih Could Burden Indonesian Banks with Rp240 Trillion Exposure
Back
Back
7
Impact
8
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 29
Sources1 verified

Celios: Kopdes Merah Putih Berpotensi Bebani Perbankan Rp240 Triliun

Tim Editorial AnalisaHub·29 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengkhawatirkan potensi beban keuangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) terhadap sektor perbankan Indonesia, dengan potensi paparan Rp240 triliun. Peringatan ini muncul ketika pemerintah mengklaim telah membentuk sekitar 80.000 koperasi, dengan masing-masing berpotensi mengakses pembiayaan bank Rp3 miliar. Celios menyoroti kurangnya model bisnis dan operasional yang jelas untuk koperasi ini, yang menunjukkan risiko gagal bayar yang signifikan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Celios Soroti Dampak Keuangan Kopdes Merah Putih

Potensi Paparan Perbankan Rp240 Triliun

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengungkapkan kekhawatiran serius terkait program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) pemerintah, yang berpotensi membebani sektor perbankan Indonesia dengan paparan sekitar Rp240 triliun. Angka yang signifikan ini berasal dari klaim pemerintah yang telah membentuk sekitar 80.000 koperasi, dengan masing-masing koperasi berpotensi mengakses pembiayaan bank hingga Rp3 miliar.

Kurangnya Model Bisnis Jelas Meningkatkan Risiko Gagal Bayar

Direktur Celios, Nailul Huda, menekankan bahwa program Kopdes Merah Putih memiliki risiko tinggi karena kurangnya model bisnis dan operasional yang jelas. Ketidaktransparan tentang bagaimana koperasi ini akan beroperasi dan menghasilkan pendapatan meningkatkan kekhawatiran tentang kemampuan mereka untuk melunasi pinjaman bank, yang berpotensi menyebabkan peningkatan signifikan dalam kredit macet di sektor perbankan.

Angka Koperasi Pemerintah yang Ambigu

Analisis ini menyoroti perbedaan antara jumlah Kopdes Merah Putih yang dilaporkan operasional dan klaim pemerintah. Sementara pemerintah menyatakan bahwa sekitar 80.000 koperasi telah dibentuk, hanya sekitar 27.000 unit yang telah dikonfirmasi selesai. Perbedaan ini semakin memperumit penilaian risiko untuk potensi paparan bank.

Implikasi bagi Sektor Perbankan Indonesia

Jika angka pemerintah akurat, potensi paparan Rp240 triliun mewakili sebagian besar kapasitas pinjaman total sektor perbankan Indonesia. Skenario ini dapat memiliki implikasi jangka panjang bagi stabilitas keuangan, terutama jika sejumlah besar koperasi ini gagal bayar pinjaman mereka. Sektor perbankan harus menyerap kerugian ini, yang berpotensi mempengaruhi rasio kecukupan modal dan kesehatan keuangan mereka secara keseluruhan.

Pengawasan Regulasi Diperlukan

Peringatan Celios menggarisbawahi perlunya pengawasan regulasi yang ditingkatkan terhadap program Kopdes Merah Putih. Pedoman yang jelas tentang manajemen operasional dan keuangan koperasi ini sangat penting untuk mengurangi potensi risiko terhadap sektor perbankan. Tanpa regulasi dan pengawasan yang tepat, target ambisius program ini dapat berubah menjadi kerentanan keuangan yang signifikan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Kopdes Merah PutihBanking RiskFinancial Regulation

Key Events

1

Kopdes Merah Putih Potential Banking Exposure

2

Celios Warning on Cooperative Risks

Timeline from 1 verified sources