Key insights and market outlook
Harga ayam hidup di peternak jauh lebih rendah dari biaya produksi, sementara harga konsumen terus naik. Menurut Asep Saepudin dari Permindo, harga ayam hidup di peternak telah naik menjadi Rp 19.500-20.000/kg, sementara biaya produksi mencapai Rp 21.000/kg. Pemerintah telah menetapkan Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp 25.000/kg, yang berada di atas harga peternak saat ini.
Harga ayam hidup di tingkat peternak saat ini jauh lebih rendah dari biaya produksi, sementara harga di tingkat konsumen terus meningkat. Asep Saepudin dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mengungkapkan bahwa harga di tingkat peternak baru-baru ini naik menjadi Rp 19.500-20.000 per kilogram. Namun, harga ini masih di bawah biaya produksi yang mencapai Rp 21.000 per kilogram, menyebabkan tekanan finansial bagi peternak.
Pemerintah telah menetapkan Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp 25.000 per kilogram, yang berada di atas harga di tingkat peternak saat ini. Saepudin mencatat bahwa harga sebelumnya sempat turun hingga Rp 17.000 per kilogram pada akhir Oktober sebelum pulih ke level saat ini. Volatilitas harga ini menciptakan tantangan bagi peternak ayam yang berjuang menjaga profitabilitas di tengah lingkungan biaya yang meningkat.
Kesenjangan antara harga di tingkat peternak, biaya produksi, dan harga konsumen menyoroti kompleksitas rantai pasokan ayam di Indonesia. Sementara peternak berjuang dengan harga rendah, konsumen menghadapi kenaikan harga daging ayam. Situasi ini menggarisbawahi perlunya pemantauan pasar yang lebih baik dan potensi langkah-langkah stabilisasi harga yang lebih efektif untuk melindungi produsen dan konsumen.
Chicken Price Fluctuation
Production Cost Increase