Key insights and market outlook
Harga cabai mengalami kenaikan akibat kondisi cuaca ekstrem yang mempengaruhi panen, menurut Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. Meskipun terjadi kenaikan harga, Roro meyakini bahwa stok cabai masih relatif aman untuk kebutuhan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk menjaga stabilitas, pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan tol laut untuk memudahkan distribusi 1
Harga cabai mengalami kenaikan signifikan akibat kondisi cuaca ekstrem yang mengganggu panen, menurut Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. Selama kunjungan ke Sorong, Papua Barat Daya, pada 18-19 Desember 2025, Roro mengamati bahwa cuaca telah berdampak negatif pada tanaman cabai, menyebabkan harga lebih tinggi. Namun, dia meyakini bahwa stok keseluruhan tetap cukup untuk periode Nataru.
Untuk mengatasi masalah ini dan memastikan ketersediaan bahan pokok, Roro telah berkolaborasi dengan Wakil Menteri Perhubungan Suntana untuk memaksimalkan penggunaan tol laut. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan distribusi dari daerah dengan stok surplus ke daerah yang mengalami kekurangan, sehingga menjaga stabilitas harga.
Roro menjelaskan bahwa cuaca yang tidak menentu, termasuk embun pada ujung cabai, telah menyebabkan gagal panen, yang semakin memperburuk kenaikan harga. Dia tetap optimis bahwa dengan distribusi yang tepat, harga akan kembali normal. Pendekatan proaktif pemerintah sangat penting dalam mengelola rantai pasokan dan mengurangi dampak cuaca pada harga pangan.
Chili Price Increase
Government Distribution Initiative