China Discovers Massive Underwater Gold Deposits Off Shandong Coast
Back
Back
3
Impact
2
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 20
Sources1 verified

China Temukan Cadangan Emas Bawah Laut Masif di Lepas Pantai Shandong

Tim Editorial AnalisaHub·20 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

China telah menemukan cadangan emas bawah laut pertama di lepas pantai Laizhou, Yantai, Provinsi Shandong, yang diklaim sebagai yang terbesar di Asia. Temuan ini meningkatkan total cadangan emas terbukti di Laizhou menjadi lebih dari 3.900 ton atau sekitar 137,57 juta ons, yang merupakan sekitar 26% dari total cadangan emas nasional China. Penemuan ini merupakan bagian dari serangkaian temuan emas signifikan baru-baru ini di China, termasuk cadangan 1.444 ton di Liaoning dan lebih dari 1.000 ton di Pegunungan Kunlun.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

China Temukan Cadangan Emas Bawah Laut Masif di Lepas Pantai Shandong

Peningkatan Signifikan Cadangan Emas Nasional

China telah membuat penemuan groundbreaking dengan menemukan cadangan emas bawah laut pertama di lepas pantai Laizhou, Yantai, Provinsi Shandong. Temuan ini dipuji sebagai yang terbesar di Asia dan secara signifikan meningkatkan cadangan emas wilayah tersebut. Penemuan ini telah meningkatkan total cadangan emas terbukti di Laizhou menjadi lebih dari 3.900 ton (sekitar 137,57 juta ons), yang merupakan sekitar 26% dari total cadangan emas China. Hal ini memposisikan Laizhou sebagai wilayah dengan cadangan dan produksi emas terbesar di China.

Bagian dari Tren Penemuan Emas yang Lebih Besar

Temuan bawah laut ini bukan kejadian isolasi, tetapi merupakan bagian dari serangkaian penemuan emas signifikan di China baru-baru ini. Bulan lalu, China mengumumkan penemuan cadangan emas super-besar berkadar rendah pertama di Provinsi Liaoning, dengan cadangan terkonfirmasi mencapai 1.444,49 ton (sekitar 50,95 juta ons). Kementerian Sumber Daya Alam China menyebutnya sebagai penemuan cadangan emas tunggal terbesar sejak berdirinya Republik Rakyat China pada 1949. Selain itu, pejabat juga melaporkan penemuan cadangan emas lebih dari 1.000 ton (sekitar 35,27 juta ons) di Pegunungan Kunlun dekat perbatasan barat Daerah Otonomi Xinjiang Uygur.

Konteks Historis dan Implikasi Masa Depan

Provinsi Shandong, khususnya Semenanjung Jiaodong, dikenal sebagai salah satu dari tiga sabuk pertambangan emas terbesar di dunia. Pada November 2023, dilaporkan bahwa provinsi ini mencakup sekitar seperempat dari total cadangan emas China, dengan lebih dari 3.500 ton (sekitar 123,46 juta ons) diidentifikasi di wilayah tersebut. Penemuan bawah laut baru-baru ini di Laizhou semakin memperkuat status wilayah ini sebagai hotspot cadangan emas. Meskipun ukuran pasti dari cadangan emas bawah laut tidak diungkapkan, penambahannya ke cadangan yang ada menggarisbawahi potensi China untuk memiliki cadangan emas yang jauh lebih besar daripada perkiraan sebelumnya.

Dampak Ekonomi dan Industri

Penemuan-penemuan berturut-turut ini kemungkinan akan memiliki implikasi signifikan bagi industri pertambangan emas China dan berpotensi bagi ekonominya. Peningkatan cadangan emas dapat memperkuat posisi China di pasar emas global dan menyediakan sumber daya tambahan untuk pembangunan ekonomi. Penemuan ini juga menyoroti kemampuan China yang semakin maju dalam eksplorasi mineral, khususnya di lingkungan yang menantang seperti deposit bawah laut.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Gold DiscoveryMining IndustryNatural Resources

Key Events

1

Underwater Gold Discovery

2

Significant Gold Reserve Increase

Timeline from 1 verified sources