Key insights and market outlook
China memfasilitasi pembicaraan antara Thailand dan Kamboja untuk membangun kembali kepercayaan timbal balik setelah berminggu-minggu terjadi bentrokan perbatasan yang mengakibatkan 101 orang tewas dan lebih dari 500.000 orang mengungsi. Kesepakatan dicapai setelah diskusi di barat daya China, dengan kedua negara berkomitmen untuk membangun kembali kepercayaan politik dan menjaga perdamaian regional. Perkembangan ini muncul setelah gencatan senjata disepakati pada akhir Oktober.
China telah berhasil memfasilitasi diskusi antara Thailand dan Kamboja untuk membangun kembali kepercayaan timbal balik setelah serangkaian bentrokan perbatasan yang keras. Kesepakatan dicapai selama pembicaraan yang diadakan di barat daya China, seperti yang dilaporkan oleh agen berita resmi China, Xinhua 1
Bentrokan perbatasan antara Thailand dan Kamboja telah mengakibatkan konsekuensi kemanusiaan yang signifikan, dengan setidaknya 101 orang tewas dan lebih dari 500.000 orang mengungsi. Kekerasan terus berlanjut selama berminggu-minggu sebelum kedua negara sepakat untuk gencatan senjata pada akhir Oktober.
Komunike yang dikeluarkan setelah pembicaraan menyatakan bahwa Thailand dan Kamboja akan membangun kembali kepercayaan politik, mencapai perubahan haluan dalam hubungan mereka, dan bekerja untuk menjaga perdamaian regional. Perkembangan ini dipandang sebagai langkah signifikan menuju stabilisasi kawasan dan pemulihan hubungan diplomatik antara kedua negara tetangga.
Keterlibatan China dalam memfasilitasi pembicaraan ini menggarisbawahi perannya sebagai pemain kunci dalam diplomasi regional. Dengan menjadi tuan rumah diskusi di barat daya China, Beijing menunjukkan komitmennya terhadap stabilitas regional dan resolusi konflik.