China Imposes High Tariffs on Beef Imports to Protect Domestic Industry
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 2
Sources1 verified

China Kenakan Tarif Tinggi Impor Daging Sapi untuk Lindungi Industri Domestik

Tim Editorial AnalisaHub·2 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

China akan memberlakukan tarif tambahan 55% pada impor daging sapi yang melebihi kuota untuk melindungi industri peternakan sapi domestik, efektif 1 Januari 2026. Total kuota impor untuk 2026 ditetapkan sebesar 2,7 juta ton metrik. Langkah pengamanan ini bertujuan mengatasi dampak negatif lonjakan impor daging sapi terhadap produsen lokal, terutama dari pemasok utama seperti Brasil dan Australia.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

China Lakukan Langkah Protektif Impor Daging Sapi Melalui Kebijakan Tarif

Langkah Pengamanan untuk Melindungi Industri Peternakan Domestik

China telah mengumumkan perubahan signifikan dalam kebijakan perdagangan dengan memberlakukan tarif tambahan 55% pada impor daging sapi yang melebihi kuota yang ditetapkan, efektif mulai 1 Januari 2026. Langkah ini dirancang untuk melindungi industri peternakan sapi domestik yang telah tertekan oleh lonjakan daging sapi impor. Total kuota impor untuk 2026 ditetapkan sebesar 2,7 juta ton metrik, yang sedikit di bawah rekor 2,87 juta ton yang diimpor pada 2024.

Fitur Utama Kebijakan Tarif Baru

  1. Struktur Tarif: Tarif tambahan 55% pada impor yang melebihi kuota
  2. Batas Kuota: 2,7 juta ton metrik untuk 2026, dengan peningkatan bertahap setiap tahun
  3. Periode Implementasi: Tiga tahun mulai 1 Januari 2026
  4. Pemasok yang Terpengaruh: Negara-negara pengekspor utama termasuk Brasil, Australia, Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Selandia Baru

Dampak Pasar dan Respons Industri

Kebijakan baru ini diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap negara-negara pengekspor daging sapi utama, terutama Brasil dan Australia yang menjadi pemasok terbesar ke China. Data menunjukkan bahwa selama 11 bulan pertama 2025, impor daging sapi China mencapai 2,59 juta ton, turun sedikit sebesar 0,3% dari tahun sebelumnya. Analis industri, seperti Hongzhi Xu dari Beijing Orient Agribusiness Consultants, memprediksi bahwa impor daging sapi China akan menurun lebih lanjut pada 2026 akibat pembatasan baru ini.

Rasional Ekonomi di Balik Kebijakan

Kementerian Perdagangan China membenarkan langkah pengamanan ini dengan menyatakan bahwa lonjakan impor daging sapi telah 'merugikan serius industri domestik'. Pemerintah bertujuan untuk menyeimbangkan antara memenuhi permintaan domestik dan melindungi peternak sapi lokal. Sementara kuota untuk 2026 ditetapkan sebesar 2,7 juta ton, dirancang untuk meningkat secara bertahap selama periode tiga tahun langkah pengamanan ini.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Trade PolicyAgricultural ImportsTariff Implementation

Key Events

1

China Implements 55% Tariff on Excess Beef Imports

2

Beef Import Quota Established at 2.7 Million Tons for 2026

Timeline from 1 verified sources