Key insights and market outlook
China telah mengenakan tarif sementara hingga 42,7% pada produk susu Uni Eropa tertentu efektif 23 Desember 2025, sebagai langkah balasan atas tarif Uni Eropa terhadap kendaraan listrik. Tarif yang berkisar antara 21,9% hingga 42,7% ini menyasar produk termasuk susu dan keju, dengan sebagian besar perusahaan menghadapi tarif sekitar 30% 1
China telah memberlakukan tarif sementara yang berkisar antara 21,9% hingga 42,7% pada berbagai produk susu Uni Eropa mulai 23 Desember 2025. Keputusan ini diambil setelah penyelesaian investigasi anti-subsidi awal, yang dianggap China sebagai respons terhadap tarif Uni Eropa pada kendaraan listrik China 1
Tarif akan diterapkan berdasarkan tingkat subsidi yang ditentukan oleh Komisi Tarif dan Bea Cukai China. Perusahaan yang bekerja sama selama investigasi akan menghadapi tarif 28,6%, sementara perusahaan yang tidak kooperatif akan dikenai tarif tertinggi sebesar 42,7% 2
Komisi Eropa telah mengecam keras keputusan China, menyebutnya 'tidak masuk akal dan tidak dapat dibenarkan'. Olof Gill, juru bicara Komisi Eropa, menyatakan bahwa investigasi tersebut didasarkan pada 'klaim yang meragukan dan bukti yang tidak memadai'. China mempertahankan bahwa subsidi Uni Eropa telah menyebabkan kerugian besar bagi industri susu domestiknya 1
Langkah ini merupakan bagian dari eskalasi sengketa perdagangan antara China dan Uni Eropa, yang dimulai pada 2023 ketika Komisi Eropa meluncurkan investigasi anti-subsidi terhadap kendaraan listrik China. China sejak itu telah memberlakukan tarif pada impor Uni Eropa termasuk brandy, daging babi, dan sekarang produk susu. Tarif saat ini bersifat sementara dan dapat direvisi sebelum keputusan final dibuat 1
China EU Trade Tariff Escalation
Dairy Product Tariff Implementation