Key insights and market outlook
Presiden China Xi Jinping mengumumkan bahwa pemerintah akan menerapkan kebijakan ekonomi lebih proaktif pada 2026 untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang di tengah berbagai tekanan domestik. Xi menyampaikan keyakinannya bahwa perekonomian China akan mampu mencapai target pertumbuhan sekitar 5% pada tahun ini, meskipun momentum cenderung melemah menjelang akhir tahun akibat konsumsi rumah tangga yang masih lesu, tekanan deflasi, serta krisis berkepanjangan di sektor properti.
Dalam sebuah pidato baru-baru ini, Presiden China Xi Jinping menekankan pentingnya kebijakan ekonomi lebih proaktif untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang negara tersebut. Pengumuman ini datang di tengah berbagai tantangan domestik, termasuk konsumsi rumah tangga yang lesu, tekanan deflasi, dan krisis berkepanjangan di sektor properti.
Meskipun tantangan tersebut, Xi menyampaikan keyakinannya bahwa perekonomian China akan mampu mencapai target pertumbuhan sekitar 5% pada tahun ini. Optimisme ini didasarkan pada kemampuan pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang efektif dan merangsang aktivitas ekonomi.
Perekonomian China menghadapi tekanan domestik yang signifikan, termasuk penurunan konsumsi rumah tangga dan sektor properti yang terpuruk. Namun, langkah proaktif pemerintah diharapkan dapat memitigasi tantangan tersebut dan mempromosikan pertumbuhan yang sustainabel. Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, kebijakan ekonomi China memiliki implikasi yang luas untuk perdagangan global dan stabilitas ekonomi.
Kebijakan Ekonomi China 2026
Target Pertumbuhan 5%