Key insights and market outlook
China telah secara signifikan mengurangi tarif impor daging babi dari Uni Eropa, memangkas tarif menjadi 4.9%-19.8% dari sebelumnya 15.6%-62.4%. Keputusan ini mengikuti investigasi anti-dumping dan menjadi kelegaan bagi produsen daging babi Eropa yang sangat bergantung pada pasar China. Tarif baru yang berlaku efektif segera, juga mencakup pengembalian dana atas kelebihan bea yang dibayarkan sejak September 2025.
China telah secara dramatis mengurangi tarif impor daging baki dari Uni Eropa setelah investigasi anti-dumping selesai. Tarif baru yang berkisar antara 4.9% hingga 19.8% merupakan penurunan signifikan dari tarif sebelumnya yang berkisar 15.6% hingga 62.4% yang ditetapkan dalam putusan sementara September lalu. Keputusan yang berlaku efektif segera ini dipandang positif oleh produsen daging babi Eropa yang sangat bergantung pada pasar China, terutama untuk produk-produk khusus seperti telinga dan kaki babi yang banyak dikonsumsi di Asia.
Kementerian Perdagangan China mengumumkan bahwa struktur tarif baru akan berlaku selama lima tahun ke depan. Selain itu, importir akan memenuhi syarat untuk pengembalian selisih tarif lama dan baru untuk bea yang dibayarkan sejak putusan sementara di September. Mekanisme pengembalian ini diharapkan memberikan keringanan finansial segera kepada eksportir UE yang telah beroperasi di bawah rezim tarif yang lebih tinggi selama beberapa bulan.
Penyesuaian tarif ini muncul di tengah tensi perdagangan antara China dan UE, terutama terkait tarif UE terhadap kendaraan listrik (EV) China. Pengurangan tarif daging babi dipandang sebagai langkah kompromi oleh China sebagai respons terhadap kebijakan perdagangan UE. Dengan nilai ekspor daging babi UE ke China melebihi $2 miliar per tahun, keputusan ini kemungkinan akan memperkuat hubungan perdagangan bilateral sambil memberikan manfaat ekonomi signifikan bagi produsen pertanian UE.
Tariff Reduction on EU Pork Imports
Trade Dispute Resolution between China and EU