Key insights and market outlook
Kementerian Perdagangan China akan memperketat regulasi ekspor mobil bekas mulai tahun depan, mewajibkan eksportir memberikan informasi perawatan untuk kendaraan yang diekspor kurang dari 180 hari setelah registrasi. Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan kendaraan 'zero-mileage' yang dijual sebagai mobil bekas dan melindungi reputasi industri otomotif China di pasar internasional.
Kementerian Perdagangan China telah mengumumkan rencana untuk memperkuat pengawasan ekspor mobil bekas mulai tahun depan. Regulasi baru ini akan mewajibkan eksportir memberikan informasi perawatan detail untuk kendaraan yang diekspor kurang dari 180 hari setelah registrasi pertama. Langkah ini dirancang untuk menghentikan praktik penjualan kendaraan baru sebagai mobil bekas, yang telah umum terjadi di industri otomotif China.
Regulasi ini secara khusus menargetkan kendaraan 'zero-mileage' - mobil baru yang didaftarkan sebagai bekas dan kemudian diekspor ke pasar luar negeri seperti Rusia, Asia Tengah, dan Timur Tengah. Praktik ini, yang sering difasilitasi melalui saluran pasar abu-abu, telah dikritik karena berpotensi merusak reputasi merek otomotif China di tingkat internasional.
Langkah-langkah baru ini mengikuti seruan dari produsen mobil China besar, seperti Changan, untuk menindak tegas praktik ini. Pemerintah daerah juga didorong untuk memantau eksportir lebih ketat dan mencegah praktik bisnis tidak jujur yang dapat merusak komitmen jaminan kualitas produsen China.
Dengan menerapkan kontrol yang lebih ketat ini, China bertujuan untuk meningkatkan integritas bisnis ekspor otomotifnya dan melindungi reputasi internasionalnya. Langkah ini diperkirakan akan memiliki implikasi signifikan bagi produsen domestik dan eksportir, serta bagi pasar mobil bekas global.
New Used Car Export Regulations
Automotive Industry Oversight Tightening