Key insights and market outlook
Bank sentral China, People's Bank of China (PBOC), meluncurkan inisiatif perbaikan kredit satu kali untuk mendorong pinjaman rumah tangga. Kebijakan ini memungkinkan individu untuk menghapus catatan kredit macet hingga 10.000 yuan jika mereka melunasi utang mereka sebelum 31 Maret 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi pertumbuhan kredit yang lesu dan perlambatan ekonomi dengan membantu individu memulihkan kelayakan kredit mereka dan lebih mudah mengakses layanan keuangan.
People's Bank of China (PBOC) telah memperkenalkan kebijakan perbaikan kredit satu kali yang bertujuan untuk menghidupkan kembali pinjaman rumah tangga di China. Inisiatif ini memungkinkan individu dengan utang outstanding hingga 10.000 yuan untuk menghapus catatan kredit macet mereka dari sistem kredit nasional, asalkan mereka melunasi kewajibannya sebelum 31 Maret 2026. Langkah ini dirancang untuk melawan penurunan signifikan dalam pinjaman rumah tangga yang diamati dalam beberapa bulan terakhir, terutama pada November 2025 ketika kredit baru jatuh di bawah ekspektasi pasar.
Kebijakan perbaikan kredit ini muncul ketika ekonomi China menghadapi tantangan, termasuk penjualan ritel yang melambat dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. PBOC menilai inisiatif ini diperlukan untuk mengurangi dampak keuangan jangka panjang pandemi COVID-19 pada rumah tangga. Dengan membersihkan catatan kredit macet bagi individu yang telah melunasi utang mereka, bank sentral bertujuan memberikan konsumen ini kesempatan baru, memungkinkan mereka untuk lebih mudah mengakses layanan keuangan di masa depan.
Kebijakan ini secara khusus menargetkan utang pribadi yang timbul antara awal 2020 hingga akhir 2025. Untuk memenuhi syarat penghapusan catatan kredit, individu harus memastikan bahwa mereka telah melunasi utang mereka sepenuhnya sebelum batas waktu yang ditetapkan oleh PBOC. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendorong pengeluaran konsumen dan pinjaman tetapi juga mendukung upaya pemulihan ekonomi yang lebih luas dengan memulihkan kepercayaan dan kesehatan keuangan konsumen.
Credit Repair Policy Launch
Household Debt Restructuring Initiative