China's Economic Growth Shows Signs of Weakening in November 2025
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 15
Sources3 verified

Pertumbuhan Ekonomi China Melemah pada November 2025

Tim Editorial AnalisaHub·15 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pertumbuhan produksi industri China melambat menjadi 4,8% tahun-ke-tahun pada November 2025, menandai pace terlemah sejak Agustus 2024 1

3. Pertumbuhan penjualan ritel juga mengecewakan, hanya naik 1,3%, terlemah sejak Desember 2022 3. Perlambatan ekonomi disebabkan oleh subsidi tukar tambah yang memudar, krisis sektor properti yang berlanjut, dan tekanan deflasi, sehingga meningkatkan tekanan pada pembuat kebijakan untuk mencari pendorong pertumbuhan baru.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pertumbuhan Ekonomi China Melemah pada November 2025

Produksi Industri dan Penjualan Ritel Mengecewakan

Kinerja ekonomi China menunjukkan tanda-tanda pelemahan pada November 2025, dengan pertumbuhan produksi industri melambat menjadi 4,8% tahun-ke-tahun, turun dari 4,9% di Oktober 1

. Ini merupakan pertumbuhan terlemah sejak Agustus 2024 dan di bawah perkiraan 5,0% dalam survei Reuters 3.

Penjualan ritel, indikator utama konsumsi, hanya tumbuh 1,3% pada November, merupakan kinerja terlemah sejak Desember 2022 ketika China mengakhiri pembatasan 'zero-COVID' 3

. Angka ini jauh di bawah pertumbuhan Oktober sebesar 2,9% dan perkiraan konsensus 2,8% 3.

Tantangan bagi Pembuat Kebijakan

Perlambatan ekonomi disebabkan oleh beberapa faktor: dampak subsidi tukar tambah yang memudar, krisis sektor properti yang berlanjut, dan investasi industri yang berisiko memperdalam tekanan deflasi 2

. Dengan tantangan yang meningkat, Beijing semakin bergantung pada ekspor sebagai pendorong pertumbuhan. Namun, strategi ini menghadapi hambatan karena mitra dagang semakin menolak surplus perdagangan China yang mencapai sekitar $1 triliun 3.

Implikasi untuk Kebijakan di Masa Depan

Indikator ekonomi yang melemah memperkuat seruan untuk reformasi kebijakan yang lebih agresif untuk mendorong permintaan domestik. Seperti yang dikatakan Xu Tianchen, ekonom senior Economist Intelligence Unit, "Ekspor yang kuat telah membatasi kebutuhan untuk mendorong permintaan domestik secara agresif tahun ini, dan subsidi tukar tambah mulai habis" 3

. Tantangan bagi pembuat kebijakan China adalah menyeimbangkan ketergantungan pada ekspor dengan stimulus ekonomi domestik menjelang 2026.

Sumber

  1. [Kontan - Produksi Industri China November Tumbuh 4,8%](
  2. [Kontan - Ekonomi China Tersendat pada November 2025](
  3. [Kontan - Alarm Ekonomi China: Output Pabrik Melambat](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Ekonomi ChinaPertumbuhan IndustriPenjualan Ritel

Key Events

1

Industrial Production Slowdown

2

Retail Sales Weakness

3

Economic Stimulus Expectations

Timeline from 3 verified sources