Key insights and market outlook
Ekonomi China terus melambat pada Oktober 2025, dengan investasi aset tetap terkontraksi sebesar 1,7% dan investasi properti menurun sebesar 14,7%. Perlambatan ini disebabkan oleh permintaan konsumen yang lemah, sektor properti yang terkontraksi, dan aktivitas manufaktur yang terpengaruh libur nasional. Analis Goldman Sachs menunjukkan bahwa upaya China untuk mengurangi kapasitas industri dan penurunan sektor perumahan menjadi faktor utama penurunan investasi.
Pertumbuhan ekonomi China terus menurun pada Oktober 2025, dengan beberapa indikator utama menunjukkan penurunan signifikan. Biro Statistik Nasional melaporkan bahwa investasi aset tetap terkontraksi sebesar 1,7% sepanjang Januari-Oktober 2025, menandai kontraksi pertama sejak periode pandemi 2020. Penurunan ini lebih buruk dari penurunan 0,5% pada periode yang sama sebelumnya dan di bawah ekspektasi analis Reuters sebesar 0,8%.
Penurunan investasi dipimpin oleh penurunan investasi properti sebesar 14,7%, yang melanjutkan tren penurunan dari kontraksi 13,9% bulan sebelumnya. Sebaliknya, investasi manufaktur menunjukkan ketahanan dengan peningkatan sebesar 2,7%. Belanja utilitas, termasuk listrik dan bahan bakar, mengalami lonjakan signifikan sebesar 12,5%.
Analis Goldman Sachs mengaitkan penurunan investasi dengan upaya China untuk memperketat kapasitas industri dan tantangan berkelanjutan di sektor perumahan. Sektor properti terus menjadi beban signifikan bagi investasi secara keseluruhan, sementara manufaktur menunjukkan pertumbuhan terbatas. Permintaan konsumen yang lemah dan aktivitas investasi yang berkurang bersama-sama melukiskan gambaran tantangan bagi pemulihan ekonomi China.
Indikator ekonomi saat ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi China menghadapi tantangan signifikan. Kombinasi konsumsi yang lemah, penurunan investasi properti, dan gangguan manufaktur selama libur nasional telah berkontribusi pada perlambatan ekonomi secara keseluruhan. Ketika pembuat kebijakan mempertimbangkan respons mereka, fokus kemungkinan akan berada pada stimulasi permintaan dan dukungan sektor-sektor kunci.
China Economic Slowdown
Investment Contraction
Property Sector Decline