Key insights and market outlook
China telah memberlakukan larangan ekspor barang dwiguna ke Jepang, memicu kecaman keras dari Tokyo. Larangan ini mencakup barang, perangkat lunak, dan teknologi yang memiliki aplikasi sipil dan militer, terutama logam tanah jarang yang krusial untuk pembuatan drone dan semikonduktor. Langkah ini meningkatkan ketegangan antara dua kekuatan ekonomi Asia, menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyatakan potensi serangan China ke Taiwan dapat menjadi ancaman eksistensial bagi Jepang 1
China telah memberlakukan larangan ekspor barang dwiguna ke Jepang, sebuah langkah yang mendapat kecaman keras dari Tokyo. Pembatasan ini mencakup barang, perangkat lunak, dan teknologi yang memiliki aplikasi ganda, baik sipil maupun militer, termasuk logam tanah jarang yang esensial untuk produksi drone dan chip semikonduktor 1
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara menyusul komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada akhir 2025. Takaichi menyatakan bahwa potensi serangan China ke Taiwan dapat dianggap sebagai ancaman eksistensial bagi Jepang. China memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, dan Beijing telah menuntut Takaichi menarik kembali pernyataannya 2
Larangan ekspor ini memiliki implikasi ekonomi yang signifikan, terutama bagi sektor manufaktur Jepang. Jepang masih sangat bergantung pada China untuk sekitar 60% impor logam tanah jarang, dengan ketergantungan pada elemen tanah jarang berat tertentu bahkan lebih tinggi 2
Sektor-sektor kunci yang dapat terkena dampak meliputi:
Pemerintah Jepang telah mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap pembatasan ini. Sekretaris Kabinet Minoru Kihara menyatakan bahwa langkah-langkah yang ditargetkan seperti itu adalah 'sama sekali tidak dapat diterima' dan bertentangan dengan praktik internasional 2
Berita ini memicu reaksi negatif pasar di Jepang, dengan indeks Nikkei turun sekitar 1% pada hari pengumuman. Saham kontraktor pertahanan utama seperti Kawasaki Heavy Industries dan Mitsubishi Heavy Industries terkena dampak signifikan, masing-masing turun sekitar 2% 2
Situasi tetap cair, dengan laporan yang menunjukkan China mungkin mempertimbangkan pembatasan lebih lanjut pada ekspor logam tanah jarang ke Jepang. Langkah-langkah tambahan apa pun dapat memiliki konsekuensi luas bagi basis industri Jepang, terutama di sektor yang bergantung pada pasokan logam tanah jarang China 2
China Export Ban on Dual-Use Goods
Japan-China Diplomatic Tensions Escalation