Key insights and market outlook
Ekspor magnet tanah jarang China melonjak ke level tertinggi kedua sepanjang sejarah pada November, mencapai 6.150 metrik ton, naik 12% dibandingkan Oktober. Kenaikan ini terjadi setelah China melonggarkan pembatasan ekspor yang sebelumnya diberlakukan di tengah ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat. Data yang dirilis oleh otoritas bea cukai China menunjukkan pemulihan signifikan dalam ekspor setelah China membatasi pengiriman material penting ini yang digunakan dalam berbagai aplikasi teknologi tinggi, termasuk sistem pertahanan, kendaraan listrik, dan smartphone, pada awal tahun ini.
Ekspor magnet tanah jarang China mencapai 6.150 metrik ton pada November, menandai level tertinggi kedua dalam sejarah dan naik 12% dari bulan sebelumnya. Kenaikan besar ini terjadi setelah China dan Amerika Serikat sepakat untuk melonggarkan pembatasan ekspor pada komoditas tertentu. Data bea cukai yang dirilis pada Sabtu menunjukkan pemulihan kuat dalam ekspor setelah periode pengiriman terbatas.
Magnet tanah jarang adalah komponen penting dalam berbagai aplikasi teknologi tinggi, termasuk sistem pertahanan, kendaraan listrik, dan smartphone canggih. Pembatasan sebelumnya, yang diberlakukan pada April di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan yang dipicu oleh mantan Presiden AS Donald Trump, telah mengganggu rantai pasokan global. Pelonggaran pembatasan ini jelas telah menghidupkan kembali aktivitas ekspor China di sektor penting ini.
Peningkatan signifikan dalam ekspor magnet tanah jarang China diperkirakan akan memiliki implikasi positif bagi berbagai industri yang bergantung pada bahan ini. Dengan permintaan global yang terus tumbuh untuk teknologi energi bersih dan elektronik canggih, stabilitas rantai pasokan tanah jarang menjadi semakin penting. Peran China sebagai pemain dominan di pasar ini membuat kebijakan ekspornya sangat signifikan bagi produsen global.
Rare Earth Export Surge
Trade Restriction Easing
Global Supply Chain Recovery