Key insights and market outlook
PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) telah mencapai Rp1,05 triliun dalam pembiayaan dana tunai hingga November 2025, yang berkontribusi 9% dari total portofolio sebesar Rp11,25 triliun. Perusahaan tetap optimis dengan segmen pembiayaan dana tunai meskipun rasio non-performing finance (NPF) mengalami sedikit peningkatan. CNAF tetap menjalankan pendekatan prudent sambil selektif dalam menyalurkan pembiayaan baru untuk mengelola risiko kredit.
PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), perusahaan multifinance terkemuka, telah mencatat Rp1,05 triliun dalam pembiayaan dana tunai hingga November 2025. Angka ini mewakili 9% dari total portofolio senilai Rp11,25 triliun. Menurut Ristiawan Suherman, Presiden Direktur CNAF, periode akhir tahun merupakan momentum strategis bagi industri multifinance untuk meningkatkan kinerja.
Segmen pembiayaan dana tunai menunjukkan potensi positif karena konsumen biasanya menggunakan dana tersebut untuk biaya liburan, pendidikan, dan kebutuhan konsumtif lainnya. Meskipun rasio non-performing finance (NPF) untuk produk pembiayaan dana tunai meningkat dibandingkan dengan Januari 2025, CNAF menilai hal ini sebagai konsekuensi alami dari kondisi pasar yang menantang saat ini yang mempengaruhi kemampuan bayar nasabah.
Untuk menjaga kualitas portofolio dan meminimalkan risiko kredit, CNAF semakin selektif dalam menganalisis calon nasabah untuk pembiayaan. Perusahaan tetap berkomitmen pada prinsip kehati-hatian sambil mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Meskipun terdapat ketidakpastian makroekonomi di tahun mendatang, CNAF tetap optimis terhadap prospek pertumbuhannya dan mengantisipasi potensi pemulihan ekonomi.
Cash Financing Milestone Achievement
NPF Ratio Increase
Prudent Credit Management Implementation