Key insights and market outlook
CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 9,6 triliun untuk tahun 2026, didorong oleh optimisme bahwa kondisi pasar akan pulih secara bertahap. Meskipun industri otomotif menghadapi tantangan, khususnya di segmen kendaraan penumpang, Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman tetap yakin pada kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kinerja pembiayaannya. Target ini menunjukkan outlook positif bagi pertumbuhan perusahaan di tahun mendatang.
CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), anak perusahaan CIMB Niaga, memproyeksikan pembiayaan baru sebesar Rp 9,6 triliun untuk tahun 2026. Menurut Ristiawan Suherman, Direktur Utama CNAF, perusahaan optimis terhadap pemulihan pasar secara bertahap meskipun saat ini industri otomotif menghadapi tantangan, khususnya di segmen kendaraan penumpang. Target ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan perbaikan kondisi pasar dan daya beli konsumen yang diharapkan.
Industri otomotif, khususnya segmen kendaraan penumpang, masih dalam proses pemulihan dari penurunan sebelumnya. Namun, CNAF tetap yakin bahwa kemampuan pembiayaannya akan meningkat seiring stabilnya kondisi pasar. Fokus perusahaan pada pertumbuhan strategis sambil menjaga prudensi keuangan memposisikannya dengan baik untuk menghadapi perbaikan pasar.
Target ambisius CNAF untuk tahun 2026 menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap model bisnis dan prospek pertumbuhannya. Pencapaian target ini akan bergantung pada berbagai faktor termasuk kondisi ekonomi secara keseluruhan, kepercayaan konsumen, dan lanskap kompetitif di sektor pembiayaan otomotif.
2026 Financing Target Announcement