CIMB Niaga Auto Finance's New Car Loans Grow 58% as Used Car Segment Declines
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 19
Sources1 verified

Kredit Mobil Baru CIMB Niaga Auto Finance Tumbuh 58% saat Segmen Mobil Bekas Menurun

Tim Editorial AnalisaHub·19 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) melaporkan pertumbuhan pembiayaan mobil baru sebesar 58% YoY menjadi Rp4,09 triliun pada Desember 2025, sementara pembiayaan mobil bekas menurun 12% menjadi Rp5,28 triliun. Peralihan ini disebabkan meningkatnya kompetisi dari kendaraan baru China yang terjangkau. CNAF melakukan diversifikasi produk untuk mempertahankan pertumbuhan, termasuk pembiayaan emas dan sektor komersial. Perusahaan tetap fokus pada digitalisasi dan mitigasi risiko melalui analisis nasabah yang ketat.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

CIMB Niaga Auto Finance Melaporkan Pertumbuhan Kredit Mobil Baru yang Signifikan

Pembiayaan Mobil Baru Tumbuh Pesat

CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) melaporkan peningkatan 58% YoY dalam penyaluran kredit mobil baru, mencapai Rp4,09 triliun pada Desember 2025. Pertumbuhan ini kontras dengan penurunan 12% pada pembiayaan mobil bekas menjadi Rp5,28 triliun. Total portofolio perusahaan mencapai Rp10,31 triliun, dengan pembiayaan mobil baru menyumbang 40% dan mobil bekas 51%.

Dinamika Pasar yang Mempengaruhi

Menurut Ristiawan Suherman, Direktur Utama CNAF, penurunan pembiayaan mobil bekas terutama disebabkan oleh meningkatnya kompetisi dari kendaraan baru China yang menawarkan harga kompetitif dan kualitas baik. Hal ini memperluas pilihan konsumen dan berdampak pada segmen mobil bekas. Lanskap pembiayaan otomotif mengalami pergeseran signifikan dalam preferensi konsumen.

Respons Strategis terhadap Perubahan Pasar

Sebagai respons terhadap dinamika pasar, CNAF menerapkan strategi diversifikasi untuk tahun 2026. Perusahaan berencana memperluas produk pembiayaannya di luar pinjaman otomotif tradisional, termasuk pembiayaan emas, pembiayaan Haji, dan pembiayaan sektor komersial. Produk-produk baru ini diharapkan berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan di tahun mendatang.

Fokus Operasional

Untuk mempertahankan keunggulan kompetitif, CNAF fokus pada digitalisasi prosesnya. Perusahaan berupaya menyederhanakan proses pengajuan pinjaman melalui saluran digital, meningkatkan pengalaman pelanggan. Selain itu, CNAF menekankan mitigasi risiko dengan melakukan analisis menyeluruh terhadap calon nasabah untuk meminimalkan risiko kredit macet.

Konteks dan Outlook Industri

Industri pembiayaan otomotif mengalami tren yang bervariasi. Sementara pembiayaan mobil bekas CNAF menurun, data industri menunjukkan pertumbuhan 0,42% pada pembiayaan mobil bekas oleh industri multifinance hingga November 2025. Sebaliknya, pembiayaan mobil baru industri mengalami kontraksi sebesar 4,65% pada periode yang sama. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi pembiayaan mobil bekas relatif lebih tangguh di 2026, sementara pembiayaan mobil baru diharapkan pulih dengan penyesuaian strategis dan inovasi produk di sektor multifinance.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
5 hours ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified
Related Stocks
CNAF

Topics Covered

Automotive FinancingFinancial ServicesMarket Trends

Key Events

1

New Car Loan Growth

2

Used Car Loan Decline

3

Product Diversification Strategy

Timeline from 1 verified sources