Key insights and market outlook
CIMB Niaga Syariah mempertimbangkan pemisahan dari bank induk untuk menjadi bank syariah penuh, yang berpotensi meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah Indonesia. Total aset gabungan bank syariah dan unit usaha syariah mencapai Rp 1.397 triliun hingga Oktober 2025, dibandingkan dengan Rp 13.219 triliun untuk bank konvensional 1
CIMB Niaga Syariah sedang mempertimbangkan langkah strategis penting - pemisahan dari bank induknya, CIMB Niaga, untuk menjadi bank syariah independen. Perkembangan potensial ini diharapkan memiliki implikasi jauh ke depan bagi lanskap perbankan syariah Indonesia. Hingga Oktober 2025, total aset gabungan bank syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) mencapai Rp 1.397 triliun, mewakili sekitar 10,6% dari total aset perbankan di Indonesia 1
Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia relatif lambat dibandingkan dengan perbankan konvensional. Meskipun ada upaya untuk memperluas, pangsa pasar tetap terbatas. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset bank konvensional pada periode yang sama mencapai Rp 13.219 triliun, menyoroti kesenjangan signifikan antara perbankan syariah dan konvensional di Indonesia 2
Pandji P. Djajanegara, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, memproyeksikan bahwa pangsa pasar perbankan syariah berpotensi tumbuh menjadi 10-15% pada tahun 2030 jika inisiatif saat ini membuahkan hasil 3
Beberapa faktor diharapkan berkontribusi pada potensi percepatan pertumbuhan perbankan syariah:
Potential Spin-off of CIMB Niaga Syariah
Projected Growth in Islamic Banking Market Share