Ciputra Life Attributes Life Insurance Premium Contraction to Weak Consumer Purchasing Power
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Ciputra Life Sebut Daya Beli Masyarakat Pengaruhi Kontraksi Premi Asuransi Jiwa

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ciputra Life melaporkan bahwa industri asuransi jiwa Indonesia mengalami kontraksi 2,06% tahun-ke-tahun dalam premi menjadi Rp132,85 triliun hingga September 2025. Perusahaan ini mengaitkan penurunan ini dengan lemahnya daya beli konsumen di tengah ketidakpastian ekonomi dan suku bunga perbankan yang tinggi. Meskipun menghadapi tantangan, Ciputra Life tetap optimis terhadap pertumbuhan Q4 melalui inovasi produk dan peningkatan kemitraan bisnis.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Ciputra Life Sebut Lemahnya Daya Beli Pengaruhi Kontraksi Premi Asuransi Jiwa

Tantangan Industri dan Respons Perusahaan

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) melaporkan bahwa industri asuransi jiwa Indonesia mengalami kontraksi premi yang signifikan selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Total premi asuransi jiwa mencapai Rp132,85 triliun hingga September 2025, mewakili penurunan tahun-ke-tahun sebesar 2,06%. Menurut Hengky Djojosantoso, CEO Ciputra Life, faktor utama yang mempengaruhi kontraksi ini adalah daya beli konsumen yang masih lemah.

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Penurunan Premi

Perusahaan menyoroti bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi makro Indonesia tetap stabil sekitar 5%, berbagai ketidakpastian ekonomi dan suku bunga perbankan yang tinggi telah menyebabkan lambatnya pengeluaran konsumen dan pertumbuhan kredit. Lingkungan ekonomi ini berdampak langsung pada sektor asuransi jiwa, dengan pendapatan premi sangat terpengaruh.

Strategi Bisnis di Tengah Tantangan

Sebagai respons terhadap tantangan ini, Ciputra Life fokus pada beberapa strategi utama:

  1. Inovasi produk untuk lebih memenuhi kebutuhan pelanggan
  2. Mengembangkan kemitraan bisnis baru dan yang sudah ada untuk memperluas jangkauan pasar
  3. Meningkatkan layanan pelanggan untuk pemegang polis

Perusahaan tetap optimis bahwa pertumbuhan ekonomi dan daya beli konsumen akan membaik di kuartal terakhir 2025, yang berpotensi meningkatkan pendapatan premi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Tinjauan Kinerja Keuangan

Ciputra Life mencatat pendapatan premi sebesar Rp365 miliar hingga September 2025, mewakili 83% dari level tahun sebelumnya untuk periode yang sama. Ini berarti kontraksi premi sebesar 16,63% di Q3 2025. Namun, perusahaan berhasil mencapai peningkatan signifikan dalam laba komprehensif, naik menjadi Rp77,8 miliar dari Rp37,7 miliar tahun sebelumnya.

Campuran Produk dan Tren Pasar

Perusahaan mengamati pergeseran preferensi pelanggan dari produk asuransi unit-linked (PAYDI) ke produk asuransi tradisional seperti asuransi kesehatan dan jiwa. Tren ini dipandang positif karena selaras dengan tujuan perlindungan fundamental produk asuransi.

Tren Industri Secara Luas

Kontraksi premi asuransi jiwa telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan Agustus 2025 mengalami penurunan 1,21% YoY (Rp117,51 triliun) dan Juli 2025 mengalami penurunan 0,84% YoY (Rp103,42 triliun). Tren yang terus berlanjut ini menggarisbawahi lingkungan yang menantang yang dihadapi industri asuransi jiwa di Indonesia selama 2025.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Asuransi JiwaKontraksi PremiDaya Beli Konsumen

Key Events

1

Life Insurance Premium Contraction

2

Consumer Purchasing Power Decline

Timeline from 1 verified sources