Key insights and market outlook
Ciputra Life membidik pertumbuhan premi double digit di 2026, didorong oleh kerja sama strategis dan inovasi produk. Meskipun ada tantangan ekonomi dan masalah daya beli, perusahaan tetap optimis dengan target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang dicanangkan pemerintah. Hingga November 2025, pendapatan premi mencapai Rp457 miliar dengan laba bersih meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp107 miliar.
Ciputra Life membidik pertumbuhan premi double digit di 2026 meskipun ada tantangan ekonomi dan kekhawatiran tentang daya beli konsumen. Pendapatan premi perusahaan mencapai Rp457 miliar hingga November 2025, dengan laba bersih melonjak menjadi Rp107 miliar, mewakili peningkatan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mencapai target pertumbuhan yang ambisius, Ciputra Life fokus mengembangkan kerja sama strategis dengan mitra bisnis baru dan lama. Perusahaan telah berkolaborasi dengan lebih dari 20 bank, perusahaan multifinance, dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia. Pada pertengahan 2024, Ciputra Life memperluas bisnis ke segmen korporasi dengan meluncurkan produk asuransi kesehatan, jiwa, dan kecelakaan untuk klien korporat.
Produk paling populer perusahaan termasuk asuransi jiwa kredit, yang memberikan perlindungan bagi nasabah dengan KPR dan pinjaman kendaraan. Solusi korporat juga berkontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan, sementara produk individu yang dipasarkan melalui telemarketing dan saluran digital tetap penting. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), premi asuransi komersial pada Oktober 2025 mencapai Rp272,78 triliun, menunjukkan pertumbuhan tipis sebesar 0,42% tahun-ke-tahun.
Sementara premi asuransi jiwa terkontraksi 1,11% tahun-ke-tahun menjadi Rp148,66 triliun, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 2,33% menjadi Rp123,92 triliun. Industri menghadapi tantangan, termasuk ketidakpastian ekonomi dan perubahan perilaku konsumen. Namun, Ciputra Life tetap optimis tentang masa depan, didorong oleh target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 5,4% dan potensi peningkatan daya beli konsumen.
Double-Digit Premium Growth Target
Strategic Partnership Expansion
Corporate Segment Entry