Key insights and market outlook
Proyek pipa gas Cirebon-Semarang (CISEM) tahap kedua telah mencapai progres fisik 89,98%, dengan realisasi anggaran Rp 1,276 triliun dari total pagu anggaran Rp 1,63 triliun. Proyek ini diperkirakan akan selesai pada Maret 2026, sedikit lebih cepat dari jadwal semula. Pembangunan infrastruktur penting ini sangat krusial untuk meningkatkan jaringan distribusi gas di Indonesia.
Proyek pipa gas Cirebon-Semarang (CISEM) tahap kedua telah mencapai kemajuan signifikan dengan progres pembangunan 89,98% per November 2025. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melaporkan pencapaian ini dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Jakarta.
Realisasi anggaran proyek ini telah mencapai Rp 1,276 triliun dari total alokasi anggaran sebesar Rp 1,63 triliun. Menurut Sugiarto, Koordinator Perencanaan Pembangunan di Kementerian ESDM, proyek ini diperkirakan akan selesai pada Maret 2026, yang merupakan 1,3% lebih cepat dari jadwal semula. Percepatan ini dipandang sebagai kemajuan positif dalam pembangunan infrastruktur energi Indonesia.
Proyek pipa gas CISEM merupakan komponen krusial infrastruktur energi Indonesia, dirancang untuk meningkatkan jaringan distribusi gas negara. Penyelesaian proyek ini tepat waktu diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri dan keamanan energi di Jawa, salah satu wilayah terpadat di Indonesia.
Proyek ini merupakan bagian dari strategi pembangunan energi pemerintah yang lebih luas, termasuk inisiatif penting lainnya seperti pipa gas Dumai-Semangko dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Proyek-proyek ini secara kolektif bertujuan untuk memperkuat infrastruktur energi Indonesia dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.
Infrastructure Project Progress Update
Energy Development Milestone