Key insights and market outlook
Citigroup mengumumkan rencana untuk memutus hubungan kerja (PHK) 1.000 karyawan pekan ini sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang lebih luas yang bertujuan mengurangi tenaga kerja globalnya sebesar 20.000 hingga akhir 2026. Langkah ini mencerminkan upaya bank untuk menyesuaikan tenaga kerjanya dengan kebutuhan bisnis saat ini. Hingga Desember 2024, Citi memiliki sekitar 229.000 karyawan di seluruh dunia.
Citigroup, perusahaan jasa keuangan multinasional raksasa dari Amerika Serikat, akan melakukan PHK 1.000 karyawan pekan ini sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang sedang berlangsung. Pemutusan hubungan kerja ini merupakan bagian dari rencana yang diumumkan dua tahun lalu untuk mengurangi tenaga kerja global bank sebesar 20.000 karyawan hingga akhir 2026.
Keputusan untuk memangkas 1.000 pekerjaan mencerminkan upaya Citi untuk menyesuaikan tenaga kerjanya dengan kebutuhan bisnis saat ini. Hingga 31 Desember 2024, bank ini memiliki sekitar 229.000 karyawan tetap di seluruh dunia. Meskipun distribusi pasti dari PHK tidak diungkapkan, bank memastikan bahwa proses restrukturisasi akan berlanjut hingga 2026.
Juru bicara Citi menyatakan, "Perubahan ini mencerminkan penyesuaian yang kami lakukan agar jumlah karyawan, lokasi, dan keahlian yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan bisnis saat ini." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen bank untuk mengadaptasi operasinya dengan lanskap keuangan yang terus berkembang.
PHK ini merupakan bagian dari strategi Citi yang lebih luas untuk mengoptimalkan operasinya secara global. Meskipun rincian spesifik tentang departemen atau wilayah yang terkena dampak tidak disediakan, rencana restrukturisasi komprehensif bank menunjukkan pergeseran signifikan dalam bagaimana organisasi mendekati manajemen tenaga kerjanya.
Citi Layoffs
Workforce Reduction Plan
Restructuring Announcement