Key insights and market outlook
Citibank Indonesia optimis terhadap kinerja kuartal III tahun 2025, dengan CEO Batara Sianturi menekankan fundamental keuangan yang kuat dan prospek positif untuk kuartal IV tahun 2025. Rasio pinjaman terhadap simpanan bank ini mencapai 50%, yang menunjukkan likuiditas yang kuat. Citibank mengantisipasi potensi pemotongan suku bunga oleh Bank Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan kredit dan aktivitas bisnis di tahun 2026.
Citibank Indonesia Menunjukkan Kinerja Kuat di Kuartal III 2025
Citibank Indonesia menunjukkan kinerja kuat di Kuartal III 2025, menurut CEO Batara Sianturi. Kondisi keuangan bank tetap solid, dengan momentum laba dua digit dan neraca yang kuat. Rasio pinjaman terhadap deposito (LDR) saat ini sekitar 50%, mencerminkan posisi likuiditas yang kuat.
Bank ini berfokus pada memperkuat fundamentalnya memasuki tahun 2026. Dengan kebijakan moneter yang mendukung dari Bank Indonesia, Citibank berada pada posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan. Potensi penurunan suku bunga pinjaman dan deposito diharapkan berdampak positif pada aktivitas pembiayaan dan strategi pertumbuhan bisnis.
Citibank memiliki pipeline yang kuat untuk penyaluran kredit di Kuartal IV 2025, dengan harapan bahwa hal itu akan terwujud sebelum akhir tahun. Kualitas portofolio bank yang baik, dengan pengelolaan kredit bermasalah (NPL) yang baik dan penurunan suku bunga pinjaman menciptakan lingkungan yang kondusif bagi nasabah untuk membangun operasi dan belanja modal mereka menuju tahun 2026.
Di Kuartal II 2025, Citi Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp1,3 triliun, didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 11% tahun-ke-tahun dan rasio dana murah sebesar 75%. Rasio likuiditas bank (LDR) dan rasio pendanaan stabil bersih (NSFR) tetap kuat pada 295% dan 160%, masing-masing, melebihi persyaratan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Q3 2025 Performance Preview
Strong Liquidity Position
Potential Interest Rate Cuts