Key insights and market outlook
Industri batubara Indonesia menghadapi tantangan terus-menerus dengan prediksi penurunan produksi sebesar 11% menjadi 739,5 juta ton pada 2025, di bawah target pemerintah. Harga batubara diperkirakan tetap berada di kisaran US$100-US$130 per ton, menciptakan sentimen negatif. Penurunan ini tidak hanya berdampak pada produsen tetapi juga perusahaan kontraktor pertambangan.
Industri batubara Indonesia mengalami tantangan signifikan karena produksi batubara nasional diprediksi menurun sebesar 11% tahun ke tahun menjadi 739,5 juta ton pada 2025. Perkiraan ini jauh di bawah target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Situasi diperkirakan akan memburuk pada tahun 2026 dengan produksi yang berpotensi turun di bawah 700 juta ton.
Tren negatif dalam produksi diperparah dengan harga batubara yang cenderung menurun, berada di kisaran US$100-US$130 per ton. Rentang harga ini menciptakan sentimen negatif yang kuat di pasar, tidak hanya berdampak pada produsen batubara tetapi juga perusahaan yang beroperasi di sektor jasa kontraktor pertambangan.
Penurunan di industri batubara memiliki implikasi yang lebih luas bagi sektor terkait. Perusahaan kontraktor pertambangan sangat terdampak karena bisnis mereka terkait erat dengan kinerja produsen batubara. Analis memperingatkan bahwa hal ini dapat menyebabkan lingkungan yang menantang bagi perusahaan yang beroperasi di bidang ini.
Coal Production Decline Prediction
Coal Price Trend Analysis