Coal Sector Stocks Recommended Amid Price Pressure: Analyst Insights
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 12
Sources1 verified

Rekomendasi Saham Emiten Sektor Batubara di Tengah Tekanan Harga: Pandangan Analis

Tim Editorial AnalisaHub·12 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Analis merekomendasikan saham tertentu di sektor batubara meskipun kinerja yang menurun pada Q3 2025. PT Indika Energi Tbk (INDY) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mendapat rekomendasi 'Beli' karena peningkatan efisiensi dan strategi diversifikasi. Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) direkomendasikan untuk ditahan karena proyek infrastruktur yang sedang berlangsung. Kinerja masa depan sektor ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh permintaan China dan harga komoditas.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Analisis Sektor Batubara: Rekomendasi di Tengah Tantangan

Tinjauan Kinerja Q3 2025

Sektor batubara menghadapi tantangan signifikan pada Q3 2025, dengan penurunan kinerja keuangan di seluruh emiten besar. Meskipun ada tantangan ini, analis telah mengidentifikasi peluang dalam sektor ini.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PTBA mencatat pendapatan Rp 31,33 triliun pada Q3 2025, naik 2% tahun-ke-tahun. Namun, laba bersih perusahaan turun 56,25% menjadi Rp 1,4 triliun karena peningkatan 11% pada beban pokok pendapatan. Proyek perluasan angkutan batubara Tanjung Enim-Keramasan perusahaan sudah 58% selesai dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkutan sebesar 20 juta ton per tahun. Analis dari Helen Philip Sekuritas Indonesia merekomendasikan rating 'Hold' dengan target harga Rp 2.400.

PT Indika Energi Tbk (INDY)

Anak perusahaan INDY, Kideco, berhasil mengurangi biaya tunai sebesar 15% menjadi $44,5/ton pada Q3 2025. Hal ini dicapai melalui skema royalti baru yang diterapkan pada Mei 2025, yang menurunkan royalti dari 28% menjadi 19%, dan rasio pengupasan yang lebih rendah sebesar 5,1x. Meskipun laba bersih turun 25% tahun-ke-tahun menjadi $21 juta, segmen emas perusahaan diharapkan mendorong pertumbuhan di masa depan, dengan produksi dimulai pada H2 2026. Analis dari Yoga Ahmad Gifari, Sucor Sekuritas, merekomendasikan rating 'Beli' dengan target harga Rp 3.300.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

ITMG secara aktif melakukan diversifikasi portofolio energinya, dengan kontrak energi terbarukan mencapai 102 MWp pada Q3 2025, naik 13% kuartal-ke-kuartal. Perusahaan juga mengakuisisi saham 9,62% di PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) senilai Rp 256,23 miliar, menandai langkah strategis ke rantai nilai nikel. Rizal Rafly dari Ajaib Sekuritas Asia merekomendasikan rating 'Beli' dengan target harga Rp 24.300.

Prospek Pasar

Kinerja masa depan sektor batubara diperkirakan akan dipengaruhi oleh permintaan China dan harga komoditas global. Perusahaan yang dapat beradaptasi melalui langkah-langkah efisiensi dan strategi diversifikasi kemungkinan akan berkinerja lebih baik dalam kondisi pasar yang menantang.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
PTBAINDYITMG

Topics Covered

Sektor BatubaraRekomendasi SahamKinerja Keuangan Q3 2025

Key Events

1

Kinerja Kuartal III 2025

2

Strategi Diversifikasi ITMG

3

Pengurangan Biaya Kideco

Timeline from 1 verified sources