Coconut Price Surge Hits Households as Exports Drive Domestic Shortages
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 17
Sources3 verified

Lonjakan Harga Kelapa Menghantam Rumah Tangga karena Ekspor Picu Kelangkaan Domestik

Tim Editorial AnalisaHub·17 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Harga kelapa di Indonesia melonjak hingga 100% dalam beberapa bulan terakhir, terutama disebabkan oleh peningkatan permintaan ekspor 1

2. Survei Lembaga Survei KedaiKOPI menemukan bahwa 83% responden melaporkan kenaikan harga, dengan 39,5% di antaranya mengaitkannya dengan tingginya permintaan ekspor 1. Lonjakan harga ini berdampak pada rumah tangga dan usaha kecil, dengan harga rata-rata kelapa mencapai Rp14.175 per butir 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Lonjakan Harga Kelapa Menimbulkan Tantangan bagi Rumah Tangga Indonesia

Permintaan Ekspor Mendorong Kenaikan Harga Domestik

Harga kelapa di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, dengan beberapa wilayah mencatat kenaikan hingga dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir 1

. Menurut survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei KedaiKOPI, 83% responden melaporkan kenaikan harga kelapa, dengan 39,5% di antaranya mengaitkan kenaikan ini dengan meningkatnya permintaan ekspor kelapa bulat 1. Survei ini melibatkan 400 responden dan memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mendorong kenaikan harga.

Dampak terhadap Rumah Tangga dan Usaha Kecil

Kenaikan harga kelapa berdampak signifikan pada rumah tangga dan usaha kecil, terutama ibu rumah tangga dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Harga rata-rata kelapa di tingkat rumah tangga mencapai Rp7.000 per butir sebelum Lebaran 2025, melonjak 85% menjadi Rp12.950 di pertengahan tahun, dan kemudian naik lagi 9,5% menjadi Rp14.175 3

. Kenaikan harga yang cepat ini menimbulkan tekanan ekonomi pada keluarga dan bisnis yang bergantung pada produk kelapa.

Kekhawatiran tentang Stabilitas Harga di Masa Depan

Survei juga mengungkapkan bahwa 82% responden menyatakan keprihatinan tentang stabilitas harga kelapa dalam tiga bulan ke depan, terutama dengan mendekatnya bulan Ramadan dan Lebaran 2

. Antisipasi harga tinggi yang terus berlanjut ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen yang takut akan tekanan ekonomi lebih lanjut. Seperti yang dicatat oleh Ashma Nur Afifah, Kepala Riset KedaiKOPI, kekhawatiran ini wajar mengingat kenaikan harga yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Desakan untuk Intervensi Pemerintah

Saat situasi terus berkembang, berbagai pemangku kepentingan mendesak pemerintah untuk melakukan intervensi guna melindungi pasar domestik dari dampak negatif lonjakan harga yang didorong ekspor. Dengan mayoritas responden menyadari faktor ekspor yang berkontribusi pada kenaikan harga, terdapat tekanan yang meningkat pada pembuat kebijakan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan stabilitas harga untuk komoditas penting seperti kelapa.

Sumber

  1. [Detik Finance - Biang Kerok Harga Kelapa Naik Gila-gilaan](
  2. [Detik Finance - Harga Kelapa Lagi Mahal-mahalnya, Pemerintah Diminta Turun Tangan](
  3. [Detik Finance - Ibu Rumah Tangga Tercekik Meledaknya Harga Kelapa](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Coconut Price SurgeExport ImpactHousehold Economics

Key Events

1

Coconut Price Increase

2

Export Demand Surge

3

Household Economic Pressure

Timeline from 3 verified sources