Coupang Offers $1.5 Billion Compensation Package Following Massive Data Breach
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 30
Sources1 verified

Coupang Tawarkan Kompensasi $1,5 Miliar Pasca Kebocoran Data Besar-Besaran

Tim Editorial AnalisaHub·30 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Raksasa e-commerce Korea Selatan, Coupang, mengumumkan paket kompensasi $1,5 miliar untuk 33,7 juta pelanggan terdampak setelah kebocoran data besar-besaran pada November. Perusahaan akan memberikan voucher 50.000 won kepada setiap pelanggan terdampak, memicu kritik dari legislator dan konsumen yang berpendapat bahwa voucher non-tunai membatasi pilihan konsumen dan menguntungkan ekosistem Coupang sendiri.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Coupang Umumkan Kompensasi $1,5 Miliar untuk Korban Kebocoran Data

Skema Kompensasi yang Kontroversial

Coupang, platform e-commerce terbesar di Korea Selatan, telah meluncurkan paket kompensasi komprehensif senilai total 1,69 triliun won ($1,5 miliar) untuk 33,7 juta pelanggan yang terdampak oleh kebocoran data pada November. Perusahaan akan memberikan setiap pelanggan terdampak voucher 50.000 won yang dapat ditukar secara eksklusif di platformnya.

Detail Utama Paket Kompensasi

  • Total kompensasi: 1,69 triliun won ($1,5 miliar)
  • Jumlah pelanggan terdampak: 33,7 juta
  • Kompensasi per pelanggan: voucher 50.000 won
  • Pembatasan penggunaan voucher: Hanya untuk platform dan layanan Coupang

Reaksi Publik dan Politik

Skema kompensasi ini mendapat kritik signifikan dari konsumen dan legislator. Kritikus berpendapat bahwa pemberian voucher non-tunai yang hanya dapat digunakan dalam ekosistem Coupang merugikan konsumen dan menguntungkan perusahaan dengan mendorong bisnis ke layanan mereka yang kurang dimanfaatkan. Choi Min-hee, Ketua Komite Sains, TIK, Penyiaran, dan Komunikasi Majelis Nasional, secara terbuka mengkritik pendekatan Coupang, menyatakan bahwa voucher tersebut seperti "kupon untuk layanan yang jarang digunakan" dan menuduh perusahaan mencoba mengubah krisis menjadi peluang bisnis.

Latar Belakang dan Timeline

Insiden kebocoran data terjadi pada November 2024, membahayakan informasi sensitif jutaan pelanggan. Kebocoran ini terungkap baru-baru ini, mendorong Coupang mengambil tindakan segera. Pada 29 Desember, perusahaan secara resmi mengumumkan rencana kompensasi, sehari setelah pendiri Kim Bom mengeluarkan permintaan maaf publik dan berjanji untuk mempercepat proses kompensasi. Namun, Kim memilih tidak menghadiri dengar pendapat parlemen yang dijadwalkan pada 30-31 Desember, dengan alasan komitmen lain.

Dampak Pasar dan Konsumen

Insiden ini menyoroti meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan data di sektor e-commerce Korea Selatan yang berkembang pesat. Coupang, yang dikenal dengan strategi pertumbuhan agresif dan dominasi pasar, kini menghadapi tantangan untuk memulihkan kepercayaan konsumen sambil mengelola implikasi finansial dari paket kompensasi besar-besaran ini.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Data BreachConsumer ProtectionE-commerce Regulation

Key Events

1

Data Breach Incident

2

Compensation Package Announcement

Timeline from 1 verified sources