Key insights and market outlook
Danantara telah memulai proses tender proyek Waste-to-Energy (WTE) di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Bogor Raya dan Denpasar Raya. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) telah berpartisipasi dalam proses tender untuk wilayah-wilayah tersebut. Proyek WTE ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah yang lebih besar untuk mengembangkan 33 fasilitas WTE di seluruh negeri dengan nilai investasi hampir Rp 100 triliun.
Danantara telah memulai proses tender untuk proyek Waste-to-Energy (WTE) di beberapa wilayah kunci di Indonesia, dengan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) berpartisipasi dalam tender untuk Bogor Raya dan Denpasar Raya 1
Inisiatif pemerintah mencakup tujuh wilayah prioritas untuk proyek WTE, termasuk Bogor Raya, Denpasar Raya, Tangerang Raya, Semarang Raya, Medan Raya, Yogyakarta Raya, dan Bekasi Raya. Partisipasi OASA dalam proses tender untuk Bogor Raya dan Denpasar Raya menunjukkan fokus strategis perusahaan pada sektor WTE. Menurut Bobby Gafur Umar, CEO OASA, perusahaan dengan hati-hati memilih wilayah-wilayah ini berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi lapangan, karakteristik sampah, dan ketersediaan data 1
Rosan Roeslani, CEO Danantara, memberikan update tentang proses tender, menyatakan bahwa batch pertama tender saat ini sedang berlangsung, dengan pengajuan dokumen penawaran diharapkan pada 7 Januari 2026 2
Pengembangan fasilitas WTE merupakan aspek penting dari strategi Indonesia dalam mengelola sampah dan menghasilkan energi terbarukan. Dengan nilai investasi hampir Rp 100 triliun, proyek-proyek ini diharapkan memiliki dampak signifikan pada lanskap energi dan praktik pengelolaan sampah di negara ini.
WTE Tender Process Initiated
Significant Investment in Renewable Energy