Key insights and market outlook
Danantara akan menyuntik modal PT Krakatau Steel (KRAS) yang sedang menghadapi kesulitan keuangan. Suntikan modal, yang berpotensi mencapai US$500 juta (Rp8,27 triliun), bertujuan mendukung kebutuhan modal kerja produsen baja tersebut. Direktur Utama Danantara, Febriany Eddy, mengonfirmasi rencana tersebut, menyatakan bahwa detail akhir sedang divalidasi.
Danantara, melalui divisi manajemen investasinya, akan memberikan suntikan modal signifikan kepada PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), produsen baja milik negara yang menghadapi kesulitan keuangan parah. Suntikan modal yang direncanakan bernilai US$500 juta (sekitar Rp8,27 triliun), sebagaimana diusulkan oleh KRAS.
Febriany Eddy, Direktur Utama Danantara, menggambarkan kondisi keuangan Krakatau Steel saat ini sebagai sangat memprihatinkan. Fasilitas perusahaan telah mengalami kemerosotan signifikan, dengan banyak bangunan yang tidak lagi terawat dengan baik. Jumlah pekerja juga telah menurun drastis dari puluhan ribu menjadi jauh lebih sedikit.
Suntikan modal ini dimaksudkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja Krakatau Steel dan menjaga kelangsungan operasi produksi baja intinya. Meskipun jumlah pasti masih dalam proses finalisasi, Febriany mengonfirmasi bahwa prosesnya hampir selesai. Intervensi ini dipandang krusial bagi kelangsungan hidup perusahaan dan potensi pemulihannya.
Capital Injection Plan for Krakatau Steel
Financial Restructuring for State-Owned Enterprise