Key insights and market outlook
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) sedang mengimplementasikan strategi diversifikasi bisnis untuk meningkatkan kinerja menjelang tahun 2026. Pendapatan perusahaan tumbuh 2,2% secara tahunan menjadi Rp 1,62 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, sementara laba bersih melonjak 11,5% secara tahunan menjadi Rp 164,3 miliar. Segmen perawatan konsumen/pribadi memberikan kontribusi 15% terhadap total penjualan, menunjukkan keberhasilan upaya diversifikasi mereka.
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) memperkuat kinerjanya memasuki tahun 2026 melalui strategi diversifikasi bisnis yang komprehensif. Hasil keuangan perusahaan untuk sembilan bulan pertama tahun 2025 menunjukkan kemajuan signifikan, dengan pendapatan mencapai Rp 1,62 triliun, mewakili peningkatan 2,2% tahun-ke-tahun (year-on-year/YoY). Lebih mengesankan lagi, laba bersih melonjak 11,5% YoY menjadi Rp 164,3 miliar, menunjukkan efektivitas inisiatif strategis mereka.
Ian Martin Wibawa Kloer, Direktur Utama Darya-Varia Laboratoria, menjelaskan bahwa meskipun menghadapi tantangan ekonomi pada awal tahun 2025, portofolio produk yang beragam telah menjadi faktor kunci dalam ketahanan bisnis perusahaan. Perusahaan mempertahankan berbagai produk termasuk obat resep, obat bebas, dan barang konsumen. Strategi diversifikasi ini terbukti sangat efektif, dengan segmen konsumen atau perawatan pribadi muncul sebagai kontributor utama kinerja penjualan.
Segmen konsumen/perawatan pribadi diidentifikasi sebagai kontributor utama pencapaian penjualan sepanjang tahun, menyumbang sekitar 15% dari total penjualan. Kinerja ini menggarisbawahi keberhasilan upaya diversifikasi DVLA di luar produk farmasi tradisional. Kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan di berbagai kategori produk telah memposisikan diri dengan baik untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Ketika DVLA memasuki tahun 2026, perusahaan diposisikan dengan baik untuk melanjutkan jalur pertumbuhannya. Strategi diversifikasi, ditambah dengan kinerja keuangan yang kuat pada tahun 2025, memberikan landasan yang kokoh untuk ekspansi di masa depan. Portofolio perusahaan yang seimbang di berbagai segmen perawatan kesehatan kemungkinan akan terus mendorong kesuksesannya di pasar Indonesia.
Business Diversification Strategy Implementation
Revenue Growth Achievement
Net Profit Surge