Key insights and market outlook
PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) memproyeksikan realisasi belanja modal tahun 2025 sebesar 70-75% dari Rp 63,9 miliar. Capex dialokasikan untuk peningkatan operasional, upgrade mesin, dan infrastruktur IT. Hingga Q3 2025, DLTA telah mencapai realisasi capex 32%, senilai Rp 20,3 miliar.
PT Delta Djakarta Tbk (DLTA), perusahaan minuman terkemuka di Indonesia, memproyeksikan bahwa belanja modalnya (capex) untuk tahun 2025 akan mencapai realisasi 70% hingga 75% pada akhir tahun. Total alokasi capex perusahaan untuk tahun 2025 adalah sebesar Rp 63,9 miliar. Menurut Ma. Joe De Castro Perucho, Direktur Keuangan DLTA, capex ini terutama dialokasikan untuk peningkatan operasional, penggantian mesin dan fasilitas pabrik, serta upgrade infrastruktur teknologi.
Hingga kuartal ketiga tahun 2025, DLTA telah mencapai realisasi capex sebesar 32%, setara dengan Rp 20,3 miliar. Perusahaan tetap optimis dapat mencapai target yang telah diproyeksikan pada akhir tahun. Alokasi dana yang strategis ini menunjukkan komitmen DLTA untuk meningkatkan kapabilitas operasionalnya dan mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar.
Rencana capex ini mencerminkan fokus DLTA pada modernisasi operasional dan peningkatan kapasitas produksinya. Investasi pada infrastruktur dan teknologi ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, termasuk peningkatan efisiensi dan potensi output produksi yang lebih tinggi. Sebagai salah satu pemain terkemuka di sektor minuman Indonesia, keputusan investasi DLTA diawasi ketat oleh analis industri dan investor.
Capex Projection for 2025
Operational Enhancement Investments