Key insights and market outlook
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memperkuat posisinya di industri komponen otomotif melalui akuisisi dan ekspansi lahan strategis. Perusahaan ini sedang menyelesaikan akuisisi saham 82% PT Mah Sing Indonesia senilai Rp 41 miliar, yang diharapkan selesai pada awal Desember 2025. Sementara itu, anak perusahaan DRMA, PT Dharma Controlcable Indonesia, telah memperluas operasinya ke lokasi baru dengan luas lahan 1.000 m² dan area pabrik 14.900 m², meningkatkan kapasitas produksi.
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) secara strategis meningkatkan posisinya di industri komponen otomotif melalui akuisisi dan ekspansi yang signifikan. Perusahaan ini saat ini sedang menyelesaikan akuisisi saham 82% PT Mah Sing Indonesia, produsen komponen plastik, senilai Rp 41 miliar. Menurut Irianto Santoso, Direktur Utama DRMA, akuisisi ini diharapkan selesai pada awal Desember 2025.
Dalam langkah paralel, anak perusahaan DRMA, PT Dharma Controlcable Indonesia, telah memperluas operasinya dengan relokasi ke fasilitas baru. Lokasi baru ini memiliki luas lahan 1.000 m² dengan area pabrik 14.900 m² yang jauh lebih besar, mewakili peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi. Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi DRMA untuk meningkatkan kapabilitas manufaktur dan memenuhi permintaan yang meningkat di sektor otomotif.
Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi kompetitif DRMA di pasar komponen otomotif. Akuisisi Mah Sing Indonesia tidak hanya akan memperluas portofolio produk DRMA tetapi juga meningkatkan pangsa pasarnya di segmen komponen plastik. Ekspansi fasilitas produksi melalui Dharma Controlcable Indonesia menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung permintaan yang meningkat dan meningkatkan efisiensi operasional.
Akuisisi PT Mah Sing Indonesia
Ekspansi Fasilitas Produksi