Digital Transactions to Surge During Nataru 2025/2026 as QRIS Dominates
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 18
Sources5 verified

Transaksi Digital Meningkat Saat Nataru 2025/2026, QRIS Mendominasi

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Transaksi digital diperkirakan melonjak lebih dari 50% secara tahunan selama periode Nataru 2025/2026, dengan 80% transaksi diproyeksikan melalui QRIS. Meningkatnya mobilitas sekitar 119,5 juta orang (42,01% populasi) yang bepergian selama Nataru mendorong pertumbuhan ini. Sektor utama yang mendapat manfaat termasuk food & beverage, akomodasi, transportasi, dan ritel. Perpanjangan kebijakan relaksasi kartu kredit oleh Bank Indonesia hingga pertengahan 2026 semakin meningkatkan adopsi pembayaran digital.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Transaksi Digital Meningkat Selama Nataru 2025/2026

Angka Perjalanan Rekor Mendorong Pembayaran Digital

Periode Nataru 2025/2026 mendatang diperkirakan akan menyaksikan lonjakan signifikan dalam transaksi digital, didorong oleh meningkatnya perjalanan dan pengeluaran konsumen. Sekitar 119,5 juta orang, mewakili 42,01% populasi, diproyeksikan akan melakukan perjalanan selama periode ini 1

. Mobilitas ini diperkirakan akan meningkatkan volume transaksi digital lebih dari 50% secara tahunan, dengan total transaksi berpotensi mencapai 90 juta selama hari-hari puncak.

QRIS Mendominasi Lanskap Pembayaran Digital

Sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) diperkirakan akan mendominasi lanskap pembayaran digital selama Nataru, mencakup sekitar 80% volume transaksi. Ario Tejo Bayu Aji, CEO PT Jalin Pembayaran Nusantara, mencatat bahwa korelasi antara mobilitas fisik dan lonjakan transaksi digital semakin kuat. Ekosistem pembayaran digital sangat aktif di sektor-sektor yang mendukung aktivitas perjalanan, termasuk food & beverage, akomodasi, transportasi, dan ritel 1

.

Transaksi Kartu Kredit Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Periode Nataru, dikombinasikan dengan event Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional), juga diharapkan dapat mendorong transaksi kartu kredit. Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa transaksi kartu kredit pada Oktober 2025 mencapai 45,224 juta, meningkat 11,75% secara tahunan, dengan nilai transaksi tumbuh 11,05% menjadi Rp 41,25 triliun. Keputusan bank sentral untuk memperpanjang kebijakan relaksasi kartu kredit hingga pertengahan 2026 berperan sebagai katalis pertumbuhan ini 2

.

Persiapan Infrastruktur

Untuk mengakomodasi peningkatan perjalanan selama Nataru, berbagai persiapan infrastruktur sedang dilakukan. Kementerian Pekerjaan Umum telah mengimplementasikan beberapa langkah mitigasi untuk kondisi cuaca ekstrem, termasuk kesiapan unit dan material penanggulangan bencana. PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) juga telah meningkatkan kesiapan operasional di sepanjang jalan tol, mengantisipasi puncak lalu lintas pada 26 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 3

4.

Proyeksi Lalu Lintas

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memproyeksikan bahwa sekitar 2,9 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta selama Nataru, mewakili peningkatan 12,2% dibandingkan kondisi lalu lintas normal harian. Volume lalu lintas yang signifikan ini diperkirakan akan menguji kesiapan jalan tol dan infrastruktur transportasi lainnya 5

.

Sumber

  1. [Detik Finance - Transaksi Digital Nataru](
  2. [Kontan - Harbolnas dan Nataru](
  3. [Detik Finance - Menteri PU Minta Liburan Ditunda](
  4. [Detik Finance - Tol Cimanggis-Cibitung Siaga](
  5. [Kontan - 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta](
Original Sources

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
17 min
Sources
5 verified

Topics Covered

Digital Payment GrowthNataru Travel TrendsQRIS AdoptionCredit Card Transactions

Key Events

1

Nataru Digital Transaction Surge

2

QRIS Dominance in Payments

3

Credit Card Growth

Timeline from 5 verified sources