DJP Denies Allegations of 'Ijon' Tax Collection Tactics for 2025
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 16
Sources1 verified

DJP Bantah Tuduhan Taktik 'Ijon' Pajak untuk 2025

Tim Editorial AnalisaHub·16 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) membantah tuduhan melakukan taktik 'ijon' pajak untuk mencapai target penerimaan pajak 2025. Juru bicara DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa seluruh proses pengumpulan pajak dilakukan sesuai peraturan dan prinsip profesionalisme. Kontroversi muncul setelah ekonom David Sumual melaporkan mendengar dari kalangan bisnis bahwa DJP mempertimbangkan langkah tersebut karena realisasi penerimaan pajak yang lesu.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

DJP Bantah Tuduhan Taktik 'Ijon' Pajak

Respons Resmi DJP

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan telah secara resmi menanggapi tuduhan melakukan taktik 'ijon' pajak untuk mengamankan target penerimaan pajak 2025. Dalam pernyataan kepada detikcom pada Selasa (16/12/2025), Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, menekankan bahwa seluruh proses pengumpulan pajak dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan dan prinsip profesionalisme.

Latar Belakang Kontroversi

Kontroversi muncul setelah Chief Economist PT Bank Central Asia Tbk (BCA), David Sumual, membagikan informasi dari kalangan bisnis yang menyatakan bahwa DJP mempertimbangkan praktik 'ijon'. Praktik ini melibatkan permintaan kepada wajib pajak untuk membayar kewajiban pajak tahun ini meskipun jatuh tempo di tahun berikutnya. Sumual menyebutkan bahwa pengusaha dihubungi terkait hal ini, menyoroti tantangan memenuhi target pajak dalam waktu singkat.

Langkah Strategis DJP untuk Penerimaan Pajak

DJP memastikan terus mengoptimalkan berbagai strategi untuk memaksimalkan pengumpulan penerimaan pajak hingga akhir tahun. Langkah-langkah ini termasuk memperkuat pengawasan pembayaran pajak bulanan (PPM) dan kepatuhan material (PKM), memperluas basis pajak melalui ekstensifikasi dan intensifikasi, serta mendorong penggunaan Coretax. Otoritas pajak tetap berkomitmen untuk mencapai target pendapatan melalui cara yang sah dan legal.

Implikasi dan Reaksi Pasar

Tuduhan dan penolakan yang menyertainya telah menarik perhatian pada tantangan yang dihadapi otoritas pajak dalam memenuhi target penerimaan, terutama ketika realisasi tertinggal dari ekspektasi. Komunitas pajak dan pelaku bisnis memantau situasi ini dengan cermat, karena perubahan signifikan dalam praktik pengumpulan pajak dapat memiliki implikasi luas bagi kepatuhan dan aktivitas ekonomi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBCA

Topics Covered

PajakPerpajakanKeuangan Negara

Key Events

1

Tax Collection Controversy

2

DJP Denies Ijon Allegations

Timeline from 1 verified sources