Key insights and market outlook
Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) telah menyelesaikan tahap awal seleksi kepemimpinan baru untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031, dengan 28 calon yang terpilih. Keputusan akhir kini berada di tangan Panitia Seleksi (Pansel), yang telah meneruskan 14 nama ke Presiden dan jumlah yang sama ke DPR untuk evaluasi lebih lanjut. Masa jabatan pimpinan BPJS saat ini berakhir pada awal Februari 2026.
Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) telah menyelesaikan tahap awal seleksi kepemimpinan baru untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031. Panitia Seleksi (Pansel), yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Keppres Nomor 105/P Tahun 2025, kini mengambil alih proses pengambilan keputusan akhir.
Proses seleksi telah menghasilkan 28 calon untuk posisi kepemimpinan. Pansel telah meneruskan 14 nama ke Presiden Prabowo Subianto untuk posisi Direksi dan jumlah yang sama ke DPR untuk posisi Dewan Pengawas. Pengangkatan final akan dilakukan oleh kedua lembaga negara ini, dengan masing-masing memilih setengah dari calon yang diajukan.
Kepemimpinan BPJS saat ini akan berakhir pada awal Februari 2026. Timeline ini selaras dengan proses seleksi, memastikan transisi kepemimpinan yang lancar. Ketua DJSN Nunung Nuryartono mengonfirmasi bahwa keputusan akhir kini berada di tangan Pansel dan selanjutnya Presiden serta DPR.
Situs web resmi proses seleksi (seleksidewasdireksibpjs.djsn.go.id) mengalami kendala teknis dan tidak dapat diakses selama periode pelaporan. DJSN telah mengakui masalah ini dan diharapkan berkoordinasi dengan panitia seleksi terkait status situs web.
BPJS Leadership Transition Process
New Selection Committee Formation
Government Appointment Procedure